LANGIT7.ID-Jakarta; Pada hari Senin, masyarakat di banyak wilayah Indonesia diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang diperkirakan akan membawa hujan ringan dan bahkan petir. Prakiraan dari BMKG menunjuk sejumlah daerah yang berpotensi mengalami kondisi semacam ini, sehingga persiapan menjadi kunci agar aktivitas sehari-hari tidak terganggu.
Di Pulau Sumatera, kondisi cuaca akan cenderung berawan tebal di bagian utara, sementara pada sejumlah kota lainnya hujan ringan sudah berpotensi terjadi. “Cuaca berawan tebal diprakirakan terjadi di Banda Aceh, sementara hujan ringan berpotensi melanda Medan, Tanjung Pinang, Pekanbaru, dan Padang,” kata prakirawati BMKG Lintang AN dalam keterangannya, Senin (3/11/2025).
Untuk wilayah seperti Jambi, Bengkulu, Palembang, dan Bandar Lampung, BMKG juga menyebut adanya peluang hujan ringan. Sedangkan wilayah Pangkal Pinang diingatkan untuk mewaspadai hujan disertai petir.
Menuju Pulau Jawa, prakiraan menyebut bahwa hujan ringan akan terjadi di kota-kota besar. Sementara itu, sebagian wilayah perlu memperhatikan potensi petir. “Masyarakat di wilayah Serang, Bandung, dan Yogyakarta juga perlu mewaspadai hujan disertai petir pada esok hari,” ujarnya.
Di kawasan Bali dan Nusa Tenggara, kondisi lebih bervariasi: wilayah Kupang diperkirakan berawan, sedangkan Denpasar dan Mataram menghadapi peluang hujan disertai petir.
Di bagian Kalimantan, hujan ringan dilihat berpeluang mengguyur wilayah seperti Pontianak, Samarinda, dan Palangkaraya. BMKG juga menyoroti bahwa Tanjung Selor dan Banjarmasin berisiko mengalami hujan disertai petir. Untuk bagian Sulawesi, cuaca berkabut diprakirakan terjadi di Palu, sementara hujan ringan berpotensi di Mamuju, Makassar, Kendari, Manado, dan Gorontalo.
Sementara itu, di kawasan timur Indonesia kondisi berikut diperkirakan: Sorong menghadapi kabut, Manokwari berawan, Ternate, Ambon, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya berpotensi hujan ringan, serta Merauke berpotensi hujan sedang. Prakirawati Lintang mengingatkan agar masyarakat tetap siaga terhadap kemungkinan cuaca ekstrem yang sewaktu-waktu dapat muncul.
Di samping pemaparan kondisi cuaca per wilayah, BMKG menekankan bahwa kondisi ini merupakan gambaran umum untuk hari tersebut dan bukan jaminan mutlak tiap detik. Oleh karena itu, disarankan agar warga memantau informasi cuaca terkini untuk antisipasi, khususnya bila melakukan aktivitas di luar ruangan atau di wilayah rawan terkena dampak cuaca tiba-tiba.
(lam)