LANGIT7.ID-Jakarta; Cuaca di wilayah Jakarta dan sekitarnya pada Minggu (5/4/2026) diperkirakan didominasi langit berawan tebal sejak pagi hari, dengan potensi hujan yang meningkat pada siang hingga sore. Intensitas hujan bervariasi, mulai dari ringan hingga sedang, bahkan berpeluang disertai petir di sejumlah wilayah.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, hampir seluruh wilayah Jakarta akan mengalami kondisi berawan tebal pada pagi hari. Memasuki siang, hujan ringan hingga sedang diprediksi turun di sebagian besar wilayah, sementara pada sore hari terdapat potensi hujan petir di beberapa titik. Pada malam hari, kondisi cuaca umumnya kembali berawan tebal.
Wilayah penyangga ibu kota juga mengalami pola serupa. Bekasi dan Depok diprakirakan mengalami hujan sedang pada siang hari setelah pagi yang berawan, lalu kembali berawan pada malam. Kota Bogor berpotensi mengalami hujan petir pada siang hari. Sementara itu, Tangerang diprediksi mengalami hujan ringan dari siang hingga malam hari. Di Kepulauan Seribu, hujan ringan sudah berpotensi terjadi sejak pagi, meningkat menjadi hujan petir pada siang hari sebelum kembali berawan pada malam.
Secara rinci, Jakarta Barat, Pusat, dan Utara diprakirakan mengalami hujan ringan pada siang hari, sedangkan Jakarta Selatan dan Timur berpotensi hujan sedang. Bekasi dan Depok juga diprediksi hujan sedang, sementara Kota Bogor berpotensi hujan petir. Kepulauan Seribu berpotensi hujan petir pada siang hari, sedangkan Tangerang mengalami hujan ringan hingga malam.
Di tengah kondisi cuaca tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta mengingatkan adanya potensi banjir rob di wilayah pesisir utara Jakarta pada periode 5 hingga 9 April 2026. Peringatan ini merujuk pada prakiraan BMKG Kelas I Maritim Tanjung Priok terkait fenomena pasang maksimum air laut yang bertepatan dengan fase bulan purnama, yang dapat meningkatkan ketinggian air laut secara signifikan.
Puncak pasang maksimum diperkirakan terjadi pada pukul 23.00 hingga 02.00 WIB. Kondisi ini berpotensi berdampak pada sejumlah wilayah pesisir utara Jakarta, seperti Kamal Muara, Kapuk Muara, Penjaringan, Pluit, Ancol, Kamal, Marunda, Cilincing, Kalibaru, Muara Angke, Tanjung Priok, hingga Kepulauan Seribu.
Masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir akibat pasang air laut. Aktivitas di area rawan disarankan untuk dibatasi, terutama saat periode pasang tinggi. Selain itu, warga juga diimbau memastikan sistem drainase lingkungan berfungsi dengan baik untuk meminimalkan genangan, serta terus memantau informasi resmi terkait kondisi gelombang laut.
Dalam situasi darurat, masyarakat dapat menghubungi layanan Jakarta Siaga 112 untuk mendapatkan bantuan.
(lam)