LANGIT7.ID-Jakarta; Sebanyak 15 kepala sekolah dari wilayah lingkar tambang Halmahera Utara mengikuti program studi banding ke Jakarta untuk memperdalam penerapan Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen pengusaha muslim Haji Robert melalui perusahaannya, PT Nusa Halmahera Minerals (NHM) dalam meningkatkan kualitas pendidikan di daerah operasionalnya.
Para peserta yang berasal dari lima kecamatan, yaitu Kao Teluk, Kao Induk, Kao Barat, Kao Utara, dan Malifut, melakukan kunjungan langsung ke dua sekolah percontohan di Jakarta. Mereka menyambangi SMP Labschool Jakarta dan SMP Negeri 41 DKI Jakarta untuk mempelajari praktik terbaik dalam implementasi kurikulum tersebut.
Selama kunjungan, para kepala sekolah terlibat dalam dialog langsung dengan tenaga pendidik profesional dari kedua sekolah. Mereka menggali informasi tentang strategi pengelolaan sekolah yang efektif serta metode pembelajaran yang menekankan pengembangan kreativitas, karakter, dan kompetensi siswa.
![Haji Robert Kirim 15 Kepala Sekolah dari Lingkar Tambang Halmahera Gali Inspirasi Kurikulum Merdeka di Jakarta]()
Perwakilan NHM menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen perusahaan dalam mendukung kemajuan pendidikan. "Kami berharap para kepala sekolah dapat mengaplikasikan pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing," ujar perwakilan perusahaan.
Para kepala sekolah menyambut positif inisiatif ini. Mereka mengungkapkan bahwa studi banding memberikan perspektif baru dan wawasan segar tentang pengelolaan pendidikan yang lebih modern dan efektif.
Dukungan NHM ini menunjukkan peran aktif perusahaan tambang dalam membangun kualitas sumber daya manusia di wilayah lingkar tambang. Melalui program-program pendidikan yang berkelanjutan, perusahaan tidak hanya berkontribusi pada pengembangan potensi lokal, tetapi juga turut serta dalam memajukan sistem pendidikan nasional.(*/saf/tertanete)
(lam)