Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 03 Mei 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Peringatan Hardiknas 2026, Mendikdasmen Ingatkan Kembali Tujuan Pendidikan

lusi mahgriefie Ahad, 03 Mei 2026 - 13:20 WIB
Peringatan Hardiknas 2026, Mendikdasmen Ingatkan Kembali Tujuan Pendidikan
Upacara peringatan Hardiknas 2026. Foto: dok. Kemendikdasmen
LANGIT7.ID-, Banyuwangi - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memajukan pendidikan nasional.

Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menggelar upacara peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) Tahun 2026 di Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu, 2 Mei.

Upacara yang dipimpin langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti dengan mengenakan pakaian adat khas Banyuwangi itu mengusung tema "Menguatkan Partisipasi Semesta Mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua".

Diikuti ribuan insan pendidikan, upacara berlangsung dengan khidmat, penuh semangat kebangsaan, dan mencerminkan tekad bersama dalam memperkuat peran pendidikan.

Dalam amanatnya, Mendikdasmen menegaskan bahwa pendidikan pada hakikatnya adalah proses mencerdaskan kehidupan, membangun watak, dan peradaban bangsa.

"Pendidikan adalah proses menumbuhkembangkan potensi manusia sehingga menjadi insan yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, mandiri, sehat jasmani dan rohani, jujur, bertanggung jawab, demokratis, dan kepribadian utama lainnya," ucap Mendikdasmen dalam keterangan resmi, Minggu (3/5/2026).

Peringatan Hardiknas 2026, Mendikdasmen Ingatkan Kembali Tujuan Pendidikan

Baca juga: Menilik Sejarah Hari Pendidikan Nasional, Mengapa Pada 2 Mei?

Sebagai upaya mewujudkan tujuan tersebut, Kemendikdasmen mendorong penerapan pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) sebagai program prioritas. Pendekatan ini menempatkan proses belajar sebagai pengalaman yang bermakna dan berpusat pada pengembangan potensi murid secara utuh.

"Sebuah adagium populer menyebutkan: jika hendak memajukan bangsa, perbaiki pendidikan. Jika hendak memperbaiki pendidikan, perbaikilah mulai dari dalam kelas. Pembelajaran Mendalam adalah ikhtiar yang dimaksudkan untuk mencapai cita ideal pendidikan nasional," tuturnya.

Untuk mendukung implementasi tersebut, Kemendikdasmen telah menetapkan sejumlah kebijakan strategis berikut. Program Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto telah membawa dampak nyata bagi dunia pendidikan.

Pada tahun 2025, program revitalisasi telah menjangkau 16.167 satuan pendidikan. Sementara itu, program Digitalisasi Pembelajaran melalui penyediaan Interactive Flat Panel (IFP) telah dimanfaatkan di lebih dari 288 ribu satuan pendidikan.

Selain itu, Kemendikdasmen juga terus mendorong pemenuhan kualifikasi, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan guru sebagai kunci utama pembelajaran yang berkualitas.

Penguatan karakter dilakukan melalui penciptaan lingkungan dan budaya sekolah yang aman dan nyaman, sesuai arahan Presiden tentang budaya ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah), agar sekolah dapat menjadi rumah kedua bagi semua murid.

Baca juga: Pendidikan Tinggi dan Tanggungjawab Peradaban: Refleksi di Tengah Disrupsi dan Ketidakpastian Global

Di sisi lain, peningkatan kualitas pembelajaran diperkuat melalui penguatan literasi, numerasi, STEM (Science, Technology, Engineering, Mathematics), serta Tes Kemampuan Akademik (TKA).

Upaya ini turut diiringi dengan perluasan akses layanan pendidikan yang lebih mudah, terjangkau, dan fleksibel, melalui berbagai skema seperti sekolah satu atap, pendidikan jarak jauh, komunitas belajar, dan sekolah terbuka.

Dalam beberapa bulan terakhir, Kemendikdasmen telah meletakkan fondasi pendidikan nasional melalui berbagai regulasi dan penguatan ekosistem yang mengintegrasikan empat pusat pendidikan, yaitu sekolah, keluarga, masyarakat, dan media.

Upaya ini menegaskan bahwa pembangunan pendidikan tidak dapat dilakukan secara sendiri, melainkan membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak.

Mengakhiri amanatnya, Mendikdasmen mengajak seluruh elemen bangsa untuk terus memperkuat kerja sama dalam memajukan pendidikan. "Mari kita perkuat kerja sama mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua menuju Indonesia yang cerdas, maju, dan bermartabat," serunya.

Baca juga: Lulusan Ilmu Sosial & Kependidikan Membludak, Prodi yang Tidak Relevan Kebutuhan Industri Bakal Ditutup

Peringatan Hardiknas 2026 juga dimeriahkan dengan pagelaran seni "Kuntulan Ewon" yang melibatkan 1.100 pelajar, terdiri atas 600 pemusik dan 500 penari dari berbagai jenjang pendidikan. Penampilan ini menjadi simbol semangat kolaborasi dan keberagaman dalam dunia pendidikan.

Peringatan Hardiknas tahun ini tidak hanya menjadi seremoni, tetapi juga penguatan arah kebijakan pendidikan nasional. Melalui capaian yang telah diraih dan kolaborasi yang terus diperkuat, pemerintah berkomitmen menghadirkan pembelajaran yang lebih bermakna bagi setiap murid di Indonesia.

Selamat Hari Pendidikan Nasional!

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 03 Mei 2026
Imsak
04:26
Shubuh
04:36
Dhuhur
11:53
Ashar
15:14
Maghrib
17:49
Isya
19:00
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)