Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Ahad, 07 Desember 2025
home global news detail berita

Kebakaran Besar di Hongkong, Hanguskan 7 Gedung: 83 Tewas dan Ratusan Orang Hilang

lusi mahgriefie Jum'at, 28 November 2025 - 06:15 WIB
Kebakaran Besar di Hongkong, Hanguskan 7 Gedung: 83 Tewas dan Ratusan Orang Hilang
Kebakaran di Hong Kong menghanguskan 7 dari 8 gedung di komplek tersebut. Sumber: Yan ZHAO/AFP via Getty Images/bbc.com
LANGIT7.ID-, Hong Kong - Kebakaran besar yang terjadi di Hong Kong menghanguskan tujuh dari delapan gedung di distrik Tai Po pada Rabu (26/11) lalu. Setidaknya 83 orang ditemukan tewas dalam kebakaran itu dan hingga kini petugas pemadam kebakaran masih mencari lebih dari 270 orang pascakejadian.

Kebakaran yang melanda beberapa gedung hunian tinggi di Hong Kong itu terjadi pukul 14.51 waktu setempat, dengan api dan kepulan asap tebal berwarna abu-abu terlihat mengepul dari menara-menara, mendominasi cakrawala kota.

Lalu pada pukul 18.22 waktu setempat (06.51 GMT) pada hari Rabu, petugas menaikkan status kebakaran ke level lima yakni kategori paling serius.

Peristiwa ini disebut sebagai kebakaran paling mematikan di kota itu dalam lebih dari 70 tahun, di kompleks Wang Fuk Court, yang dihuni ribuan orang.

Blok-blok menara tersebut telah menjalani renovasi besar-besaran. Hingga kini penyebab pasti kebakaran belum jelas, meski polisi mengatakan material di luar gedung mungkin telah mempermudah penyebarannya.

Tiga eksekutif perusahaan konstruksi telah ditangkap atas dugaan pembunuhan dan kelalaian berat, dan CEO Hong Kong, John Lee, telah berjanji akan melakukan penyelidikan komprehensif.

"Kebakaran yang menghanguskan tujuh dari delapan blok menara di distrik Tai Po pada hari Rabu, kini "pada dasarnya terkendali", kata Lee, mengutip BBC, Jumat (28/11/2025).

Panasnya api, serta puing-puing berbahaya dan risiko yang ditimbulkan oleh perancah yang runtuh, telah menghambat upaya penyelamatan, tetapi pemadam kebakaran sejauh ini telah menyelamatkan 55 orang.

"Meskipun kondisi di lokasi kejadian cukup kompleks, upaya penyelamatan petugas pemadam kebakaran tidak akan berhenti," ujar Lee dalam konferensi pers Kamis malam.

Lebih dari 270 orang masih hilang, sementara 76 orang terluka, ungkap dinas pemadam kebakaran Hong Kong.

Petugas pemadam kebakaran Ho Wai-ho (37), termasuk di antara mereka yang tewas dalam kebakaran tersebut. Ia ditemukan pingsan di tempat kejadian sekitar 30 menit setelah kehilangan kontak dengannya. Sebelas petugas pemadam kebakaran lainnya juga terluka, kata pemadam kebakaran.

Suasana di Hong Kong telah berubah dari keterkejutan menjadi kesedihan, seiring munculnya pertanyaan mengenai siapa yang harus bertanggung jawab atas kebakaran tersebut.

Kemarahan telah memuncak di media sosial, terutama setelah beberapa warga mengungkapkan dalam wawancara bahwa mereka tidak mendengar alarm kebakaran ketika kebakaran terjadi.

Kiko Ma (33), yang memiliki apartemen di kompleks perumahan tersebut, mengatakan kepada BBC bahwa beberapa alarm kebakaran telah dimatikan selama renovasi, karena para pekerja konstruksi secara teratur menggunakan tangga darurat untuk masuk dan keluar gedung.

Laporan keluhan mereka tahun lalu mengenai rencana renovasi juga muncul kembali, dan beredar luas di dunia maya. Warga mempermasalahkan tingginya biaya renovasi dan mempertanyakan apakah material yang digunakan telah memenuhi peraturan keselamatan kebakaran.

Material kasa dan lembaran plastik yang ditemukan di bagian luar gedung diyakini tidak tahan api, sementara polistirena juga ditemukan di jendela gedung.

Wang Fuk Court di distrik Tai Po, pinggiran utara Hong Kong, dibangun pada tahun 1983 dan terdiri dari delapan blok menara yang menyediakan 1.984 apartemen untuk sekira 4.600 penduduk, menurut sensus pemerintah tahun 2021.

Hampir 40% penghuninya diperkirakan berusia minimal 65 tahun. Beberapa telah tinggal di perumahan bersubsidi ini sejak dibangun.

Presiden Tiongkok Xi Jinping telah menyampaikan simpati kepada para korban dan mendesak agar segala upaya dilakukan untuk memadamkan api dan meminimalkan kerugian, lapor media pemerintah.

Sebelumnya, kebakaran paling mematikan pernah terjadi di Hong Kong. Tercatat menewaskan 176 orang pada tahun 1948 dan disebabkan oleh ledakan di lantai dasar sebuah gudang berlantai lima. (*/lsi/bbc)

(lsi)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Ahad 07 Desember 2025
Imsak
03:58
Shubuh
04:08
Dhuhur
11:48
Ashar
15:13
Maghrib
18:01
Isya
19:17
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan