LANGIT7.ID-Jakarta; Menanggapi musibah banjir yang melanda Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan sejumlah daerah lainnya, pimpinan Muhammadiyah menyatakan sikap resmi persyarikatan. Sikap ini mewakili seluruh keluarga besar Muhammadiyah di dalam maupun luar negeri. Sikap persyarikatan yang bersumber dari media center PP Muhammadiyah yang dikirim ke redaksi langit7.id ini berisi beberapa penegasan.
Pertama, Muhammadiyah menyampaikan belasungkawa dan dukacita yang mendalam atas musibah yang menimpa saudara-saudara di daerah terdampak. Persyarikatan turut merasakan beratnya ujian ini dan meyakini bahwa dengan ketabahan, kesabaran, serta ikhtiar bersama, bangsa Indonesia dapat melewati masa sulit ini.
Kedua, Muhammadiyah mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk warga dan amal usahanya, untuk menunjukkan kepedulian dengan berbagi dan membantu semampunya. Bantuan dapat disalurkan dalam berbagai bentuk, mulai dari dana hingga kebutuhan sehari-hari, serta program rehabilitasi pascabencana di bidang pendidikan, sosial, dan kesehatan.
Ketiga, Muhammadiyah telah mengkonsolidasikan seluruh lini gerakannya melalui MDMC (Muhammadiyah Disaster Management Center), LazisMu (Lembaga Zakat Infaq dan Shadaqah Muhammadiyah), dan MPKU (Majelis Pembina Kesehatan Umum). Seluruh sumber daya, termasuk dana, tenaga, relawan, dan tenaga medis, dikerahkan untuk penanggulangan darurat dan fase pemulihan jangka panjang.
Persyarikatan juga mengharapkan dukungan dan doa tulus dari seluruh masyarakat. Dalam situasi bencana, Muhammadiyah menghargai berbagai pandangan yang muncul, namun menyerukan agar semua pihak bersatu padu memprioritaskan penanganan bencana dan penderitaan korban.
Muhammadiyah menegaskan bahwa sikap dan pandangan resmi persyarikatan terkait musibah dan kebencanaan ini hanya disampaikan oleh Pimpinan Pusat Muhammadiyah.(*/saf)
(lam)