Standar Ganda Arsenal: Pecat Staf Pro-Palestina, Kini Gandeng Mitra Pro-Israel Senilai Rp 290 Triliun
tim langit 7Rabu, 24 Desember 2025 - 16:13 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Reputasi manajemen Arsenal kini berada di ujung tanduk setelah keputusan mereka menjalin kesepakatan komersial dengan Deel, sebuah platform HR global. Langkah ini memicu seruan boikot massal dari para suporter yang menilai klub bersikap munafik. Kemarahan fans memuncak karena manajemen dianggap menerapkan standar ganda: memecat staf bernama Mark Bonnick pada Mei 2025 akibat unggahan pro-Palestina, namun justru merangkul perusahaan yang pemimpinnya mendukung militer Israel secara terbuka.Sentimen negatif ini meledak di media sosial, khususnya X, segera setelah Arsenal mengumumkan Deel sebagai Official HR Platform Partner pada 12 Desember 2025. Sorotan tajam mengarah pada latar belakang CEO Deel, Alex Bouaziz, yang menyatakan dukungannya kepada pasukan Israel. Laporan dari The Cradle bahkan menyebut perusahaan ini diduga beroperasi secara ilegal di wilayah pendudukan Palestina dan mengalirkan dana besar ke militer Israel.Di balik kontroversi moral tersebut, aspek finansial menjadi pendorong utama kerja sama ini. Deel merupakan raksasa bisnis dengan valuasi mencapai 17,3 miliar dolar AS (sekitar Rp 290 triliun) pasca pendanaan Seri E pada Oktober 2025. Perusahaan ini melayani 1,5 juta pekerja dan 37.000 entitas bisnis global. Melalui kesepakatan ini, branding Deel dipastikan menghiasi Emirates Stadium dan seluruh kanal digital klub di setiap laga kandang Premier League, Women's Super League, FA Cup, hingga League Cup.Terkait alasan teknis kemitraan, manajemen Arsenal berdalih akan memanfaatkan sistem Deel untuk efisiensi operasional tenaga kerja mereka. Juliet Slot, Chief Commercial Officer Arsenal, menekankan bahwa investasi ini krusial bagi ambisi klub.“Platform global mereka sesuai dengan skala ambisi dan operasional kami, dan investasi mereka akan terus mendorong pertumbuhan kami. Kami menantikan banyak musim yang sukses bersama,” ujar Slot.Di sisi lain, Alex Bouaziz menyambut kesepakatan ini sebagai ekspansi strategis perusahaannya di sektor olahraga. Ia menyebut Arsenal sebagai salah satu entitas paling ikonik di dunia yang menjadi tonggak penting bagi kehadiran Deel secara global.Hingga berita ini diturunkan, baik pihak Arsenal maupun Deel memilih bungkam dan belum mengeluarkan pernyataan resmi merespons gelombang protes yang menuding keputusan ini melanggar nilai-nilai kemanusiaan.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”