LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menjelang masa berakhirnya libur Natal dan Tahun Baru, geliat arus balik mudik mulai terjadi sejak Kamis, 1 Januari 2026 kemarin. Kepolisian telah menyiapkan sejumlah skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas seperti
contraflow.
"Sampai saat ini yang sudah keluar dari Jakarta sekitar 70 persen. Maka dari itu, Korlantas Polri dan jajaran mulai mempersiapkan pengamanan arus balik," kata Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, dikutip Jumat (2/1/2026).
Agus menambahkan, arus balik pertama tanggal 1 Januari 2026 dan selanjutnya, arus balik kedua diperkirakan tanggal 4 Januari 2026. "Semua sudah kami siapkan langkah dan cara bertindaknya," ujarnya.
Sebanyak 2.032.000 unit kendaraan meninggalkan Jakarta selama arus mudik Nataru 2025/26. Dengan kondisi terkait, fokus pengamanan kini mulai dialihkan ke arus balik.
"Sebelum dan sesudah perayaan, rekayasa lalu lintas tetap kita kelola dengan baik. Hampir 800 personel Polantas dilibatkan di Polda Metro Jaya, dan wilayah lain juga kita monitor," tegas Agus.
Baca juga: Polairud Siaga di Wisata Perairan Selama Libur Nataru, Demi Keamanan PengunjungKorlantas Polri mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan arus balik, khususnya menuju Jakarta, agar mengutamakan keselamatan berkendara.
Kondisi jalan yang relatif lengang berpotensi memicu pelanggaran batas kecepatan. "Pastikan kendaraan dalam kondisi prima, pengemudi fit, atur waktu tempuh dan istirahat. Jangan memaksakan diri, keselamatan tetap yang utama," pungkas Agus.
Sebelumnya diberitakan, Polda Metro Jaya melalui Satuan Direktorat Lalu Lintas telah menyiapkan sejumlah rencana aksi untuk mengantisipasi arus balik libur.
"Dalam rangka menghadapi arus balik libur Natal dan Tahun Baru 2026, kami Satuan Patroli Jalan Raya (PJR) Ditlantas Polda Metro Jaya telah menyiapkan lima rencana aksi," ujar Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Kompol Dhanar Dhono Vernandie, mengutip Antara, Selasa (30/12).
Baca juga: Ditlantas Polda Metro Siapkan Antisipasi Arus Balik Libur Nataru(lsi)