LANGIT7.ID-Brisbane; Aryna Sabalenka meraih gelar Brisbane International keduanya secara beruntun setelah mengalahkan Marta Kostyuk dalam dua set langsung pada hari Minggu.
Petenis peringkat satu dunia ini menyiapkan diri dengan baik menuju Australian Open, Grand Slam pertama musim 2026, yang akan disiarkan langsung di TNT Sports dan discovery+.
Sabalenka meraih kemenangan 6-4, 6-3 dalam waktu satu jam 17 menit, hasil yang ideal mengingat turnamen besar Melbourne tinggal sepekan lagi.
Hubungan Tegang di LapanganHubungan antara Kostyuk dan Sabalenka memang tegang. Kostyuk sebelumnya pernah memuji kekuatan lawannya, mengaitkannya dengan kadar testosteron.
Usai pertandingan, petenis Ukraina itu tidak mengakui Sabalenka dalam percakapan pasca-pertandingan karena keterlibatan Belarusia dalam invasi Rusia ke tanah airnya, dan juga tidak berjabat tangan di akhir laga.
"Saya ingin menyampaikan sepatah dua patah kata tentang Ukraina," kata Kostyuk. "Saya bermain setiap hari dengan sakit di hati."
"Ada ribuan orang yang saat ini hidup tanpa listrik dan air hangat. Suhu di luar sekarang -20 derajat, jadi sangat, sangat menyakitkan hidup dalam kenyataan ini setiap hari."
"Saya sangat tersentung dan bahagia melihat begitu banyak penggemar dan bendera Ukraina di sini minggu ini... Slava Ukraini (Hidup Ukraina)."
Dominasi Sabalenka Terus BerlanjutSabalenka kini telah memenangkan 13 dari 14 pertandingannya di Brisbane. Kemenangan ini juga tidak terlalu mengejutkan mengingat ia unggul 4-0 dalam catatan head-to-head melawan Kostyuk.
Usai kemenangannya, Sabalenka menyatakan: "Pertama-tama, saya ingin mengucapkan selamat kepada Marta dan timnya atas awal musim yang luar biasa."
"Saya berharap yang terbaik untuk musim ini—tampaknya akan ada tenis yang hebat dan saya harap kita akan bertemu lebih banyak lagi di babak final."
Jalannya PertandinganKostyuk memulai dengan buruk, hampir kehilangan servisnya di game pembuka saat tertinggal 40-30, tetapi berhasil bangkit untuk bertahan. Namun, ia akhirnya kehilangan servis di game keempat, meski kemudian berbalik memecah servis Sabalenka untuk menyamakan kedudukan menjadi 3-3.
Namun, Sabalenka meningkatkan tekanan dan menutup set pertama 6-4 dengan memecah servis lawan.
Di set kedua, Sabalenka membangun keunggulan lebih dini, unggul 2-0 setelah memecah servis, lalu 3-0. Ia sempat mengancam akan memecah lagi untuk unggul 5-1, tetapi Kostyuk berhasil bertahan hingga 4-2. Sabalenka terus mendorong dengan servisnya dan akhirnya mengambil set kedua 6-3.
Prestasi dan Target ke DepanKemenangan ini merupakan gelar ke-22 bagi Sabalenka. Ia berharap dapat bangkit dari kekecewaan tahun lalu di Melbourne dan meraih gelar Australian Open ketiganya. Ia sebelumnya sudah menang pada 2023 dan 2024. Tahun lalu, ia memenangkan US Open, gelar Grand Slam keempatnya secara keseluruhan.
Sementara itu, performa terbaik Kostyuk di Australian Open adalah penampilan semifinal pada 2023. Ia belum pernah memenangkan Grand Slam, dan hanya memiliki dua gelar sepanjang kariernya. Ia saat ini berada di peringkat 26 dunia.(*/saf/tntsports.co.uk)
(lam)