Hujan Lebat di Hulu Picu Banjir Jakarta Selatan, Wilayah Cilandak Timur Jadi Titik Terparah
tim langit 7Senin, 12 Januari 2026 - 09:28 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Intensitas hujan yang tinggi di wilayah hulu serta luapan Sungai Krukut kembali memicu banjir di sejumlah titik di Jakarta Selatan pada Senin pagi (12/1/2026). Kawasan Cilandak Timur menjadi salah satu wilayah terdampak paling signifikan dengan ketinggian air mencapai hampir satu meter.
Dalam laporan BPBD Jakarta, Senin (12/1), Berdasarkan laporan dari petugas Assessment P2B BPBD DKI Jakarta, air mulai memasuki pemukiman warga sejak pukul 07.45 WIB. Hingga pukul 09.00 WIB, TMA (Tinggi Muka Air) terus merangkak naik akibat kiriman air dari hulu.
Titik Lokasi Banjir di Cilandak Timur
Beberapa wilayah di Kelurahan Cilandak Timur, Kecamatan Pasar Minggu, melaporkan kondisi terkini sebagai berikut:
RW 003 (RT 003): Menjadi titik terdalam dengan ketinggian air mencapai 95 cm.
RW 003 (RT 009/Jl. NIS): Terendam banjir setinggi 50 cm.
RW 001 (RT 013): Terpantau genangan setinggi 40 cm.
Penyebab utama banjir ini dikonfirmasi berasal dari luapan Kali Krukut yang tidak mampu menampung debit air kiriman dan hujan lokal dengan intensitas lebat.
Ratusan KK Terdampak
Banjir kali ini berdampak langsung pada mobilitas dan aktivitas ratusan warga. Tercatat sebanyak 293 Kepala Keluarga (KK) atau sekitar 907 jiwa terdampak di tiga RT tersebut. Rinciannya meliputi:
RT 009/03: 99 KK (326 Jiwa)
RT 003/03: 149 KK (476 Jiwa)
RT 013/01: 45 KK (105 Jiwa)
Respon Cepat Petugas di Lapangan
Sejumlah unsur terkait telah disiagakan di lokasi untuk memantau situasi dan memberikan bantuan darurat. Personel gabungan dari BPBD DKI Jakarta, Damkar, SDA Jakarta Selatan, Satpol PP, hingga PPSU Kelurahan Cilandak Timur terus bersiaga di titik-titik rawan.
"Petugas standby di lokasi untuk melakukan monitoring dan penanganan awal. Kami juga berkoordinasi dengan pihak Puskesmas dan unsur wilayah seperti Lurah dan Sekkel untuk memastikan keamanan warga," tulis laporan resmi BPBD.
Warga diimbau untuk tetap waspada mengingat cuaca di sekitar lokasi masih terpantau gerimis dan potensi kenaikan air masih mungkin terjadi jika hujan di area hulu kembali turun.