Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 12 Mei 2026
home global news detail berita

Perkuat Kedaulatan Udara, Indonesia Lirik Jet Tempur JF-17 Thunder Milik Pakistan

tim langit 7 Kamis, 15 Januari 2026 - 09:46 WIB
Perkuat Kedaulatan Udara, Indonesia Lirik Jet Tempur JF-17 Thunder Milik Pakistan

LANGIT7.ID-Jakarta; Modernisasi alutsista udara Indonesia memasuki babak baru melalui penjajakan kerja sama strategis dengan Pakistan. Fokus utama dari komunikasi diplomatik ini adalah potensi pengadaan jet tempur JF-17 Thunder serta drone tempur untuk memperkuat kedaulatan wilayah udara nasional.

Kabar mengenai negosiasi ini mencuat setelah Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin melakukan kunjungan resmi ke Islamabad untuk bertemu dengan Kepala Angkatan Udara Pakistan, Marsekal Udara Zaheer Ahmed Baber Sidhu. Berdasarkan laporan Reuters pada Selasa (13/1), Indonesia disebut tengah mempertimbangkan pembelian lebih dari 40 unit jet JF-17, sebuah pesawat tempur multi-peran hasil kolaborasi Pakistan dan China.

Selain pesawat tempur, Jakarta juga dilaporkan menaruh minat besar pada drone Shahpar. Teknologi nirawak buatan Pakistan ini memiliki kemampuan ganda, yakni menjalankan misi pengintaian sekaligus melancarkan serangan presisi.

Juru Bicara Kementerian Pertahanan RI, Brigadir Jenderal Rico Ricardo Sirait, memberikan konfirmasi mengenai pertemuan antara kedua pucuk pimpinan pertahanan tersebut. Meski membenarkan adanya dialog, Rico menekankan bahwa kesepakatan akhir belum diketok.

"Pertemuan tersebut fokus membahas hubungan kerja sama pertahanan secara umum, termasuk dialog strategis, penguatan komunikasi antarlembaga pertahanan, dan peluang kerja sama yang saling menguntungkan dalam berbagai bidang untuk jangka panjang," ujar Rico, dikutip Kamis (15/1/2026).

Upaya akuisisi alutsista dari Pakistan ini merupakan bagian dari agenda besar Presiden Prabowo Subianto dalam memodernisasi armada udara yang mulai usang. Indonesia sebelumnya telah melakukan langkah ekspansif dengan menyepakati pembelian 42 jet Rafale dari Prancis senilai US$ 8,1 miliar pada 2022, serta komitmen pesanan 48 unit jet tempur KAAN dari Turki pada tahun lalu.

Pensiunan Marsekal Udara Pakistan, Asim Suleiman, menyatakan bahwa progres pembicaraan dengan pihak Indonesia berjalan positif. Ia menyebutkan jumlah alutsista yang dibahas berada pada kisaran 40 unit.

"Kesepakatan Indonesia sedang dalam jalur pipa (in the pipeline)," ungkap Asim Suleiman.

Popularitas alutsista Pakistan, khususnya JF-17, meningkat setelah performanya teruji dalam konflik dengan India tahun lalu. Sebelum Indonesia, Pakistan telah mengunci kontrak dengan Azerbaijan dan kesepakatan senilai US$ 4 miliar dengan Libya. Saat ini, Pakistan juga tengah membidik pasar pertahanan Bangladesh serta Arab Saudi dengan potensi kontrak mencapai US$ 4 miliar.

Selain opsi dari Pakistan, pemerintah Indonesia juga masih aktif melakukan negosiasi untuk pengadaan jet F-15EX asal Amerika Serikat dan mempertimbangkan pesawat tempur J-10 dari China. Di samping agenda udara, Menhan Sjafrie juga tercatat menemui Panglima Angkatan Darat Pakistan, Field Marshal Asim Munir, guna mendiskusikan dinamika keamanan global dan perluasan jalur kerja sama pertahanan bilateral.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 12 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)