LANGIT7.ID, Jakarta,- -
Sabrang Mowo Damar Panuluh atau Noe Letto, anak budayawan
Emha Ainun Najib (Cak Nun) dilantik Menteri Pertahanan
Sjafrie Sjamsoeddin sebagai tenaga ahli di Dewan Pertahanan Nasional (DPN).
Dikutip dari laman Caknun.com, Sabrang Mowo Damar Panuluh lahir di Klinik Angkatan Udara seberang Kraton Pakualaman Yogya pada 10 Juni 1979.
Baca juga: Merapat ke Pemerintahan, Anak Cak Nun Kini Jadi Staf Ahli Sjafrie SjamsoeddinSabrang menempuh pendidikan dasar di sekolah dekat rumahnya, di Lampung. Kemudian ia melanjutkan ke SMP Xaverius Lampung, dan SMAN 7 Yogyakarta.
Usai menyelesaikan SMA di Yogyakarta, Sabrang menyelesaikan pendidikan S1 di Math and Physics University of Alberta, Kanada.
Dalam artikel berjudul 'Ali-ali Damar Panuluh' yang ditulis
Cak Nun, sepulang dari Kanada, Sabrang mulai membuat album musik secara diam-diam.
"Bahkan saya sangat tidak mudah mempercayai bahwa Sabrang bisa menyanyi. Sampai akhirnya kami cek di pementasan Letto di sebuah Perguruan Tinggi di Yogya," kata Cak Nun.
Menurut Cak Nun, Sabrang bukan hanya sekedar penyanyi namun ia piawai dalam menulis syair lagu lembut nan esensial.
Baca juga: Cak Nun Dikabarkan Meninggal Dunia, Keluarga: Hoaks!"Dan ternyata dia memang dia bukan sekadar penyanyi. Syair karyanya jauh lebih murni, lembut, dan esensial dibanding puisi Bapaknya. Dan yang terpenting adalah ia manggung di dunia tanpa kawalan Bapaknya," ucap Cak Nun.
Mengutip laman Festival Film, Sabrang Mowo Damar Panuluh atau dikenal sebagai Noe, merupakan vokalis dan keyboardis band Letto. Ia mengemban sebagai keyboardis hingga 2014, sebelum Widi masuk.
Noe menggunakan studio Kiai Kanjeng untuk latihan bersama band Letto. Dari studio Kiai Kanjeng, Noe bisa mengerti bagaimana mixing, mastering memproduksi dan menulis musik.
Noe mulai menulis lirik lagu, yang banyak tertuang dalam album perdana Letto, Truth, Cry, and Lie. Hingga akhirnya pada tahun 2004, Musica tertarik pada lagu yang ditawarkan Noe dan kawan-kawannya.
Pada tahun 2006, Letto mengeluarkan debut album berjudul Truth, Cry, and Lie. Keseriusan bermusik membuahkan double platinum bagi Letto.
Baca juga: 8 Sifat Pemimpin Ideal Menurut Cak Nun(est)