LANGIT7.ID-Ketakutan terhadap hari esok sering lahir dari pikiran yang melompat terlalu jauh. Kita membayangkan kemungkinan terburuk, menghitung kekurangan yang belum tentu terjadi, lalu hati pun gelisah sebelum hari itu benar-benar datang. Padahal, hari esok masih berada dalam genggaman Allah, bukan dalam beban pikiran kita.
Allah ﷻ berfirman:
“Dan tidak ada satu makhluk melata pun di bumi melainkan Allah-lah yang memberi rezekinya.” (QS. Hud: 6). Ayat ini menenangkan bahwa apa pun yang akan kita hadapi, Allah sudah menyiapkan bagiannya—termasuk rezeki, kekuatan, dan pertolongan.
Rasa takut sering muncul karena kita merasa harus menanggung segalanya sendirian. Kita lupa bahwa setiap hari datang bersama rahmat Allah yang baru. Kekuatan hari ini memang tidak cukup untuk esok hari, tetapi Allah tidak meminta kita memikul esok dengan tenaga hari ini.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bersemangatlah terhadap apa yang bermanfaat bagimu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan janganlah engkau merasa lemah.” (HR. Muslim). Hadis ini mengajarkan fokus: lakukan yang terbaik hari ini, dan sandarkan sisanya kepada Allah.
Malam ini, tenangkan hati. Jangan habiskan energi untuk mencemaskan hari esok. Cukup jaga iman, luruskan niat, dan lakukan kebaikan hari ini. Ketika hari esok tiba, Allah sudah lebih dulu ada di sana, menunggu dengan pertolongan-Nya.(*/saf/Komunitas QM)
(lam)