Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 10 Februari 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Potret Indah Toleransi: Kristofora, Mahasiswi Katolik Asal NTT Jadi Lulusan Terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun

tim langit 7 Sabtu, 17 Januari 2026 - 16:35 WIB
Potret Indah Toleransi: Kristofora, Mahasiswi Katolik Asal NTT Jadi Lulusan Terbaik Universitas Muhammadiyah Madiun
LANGIT7.ID-Jakarta; Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) kembali menegaskan posisinya sebagai institusi pendidikan yang menjunjung tinggi nilai-nilai moderasi. Hal ini terbukti dalam gelaran wisuda UMMAD tahun 2025 yang berlangsung akhir bulan lalu, di mana seorang mahasiswi non-Muslim asal Nusa Tenggara Timur (NTT) berhasil menjadi salah satu lulusan terbaik.

Wisudawan tersebut adalah Kristofora Karolina Kewa, S.Kes., atau yang akrab disapa Olin. Meski UMMAD adalah kampus berbasis Islam, Olin yang merupakan pemeluk agama Katolik merasa kehadirannya sangat diterima dengan hangat.

Nyaman di Lingkungan Kampus yang Toleran

Olin, yang mulai berkuliah pada tahun 2021, mengungkapkan pengalamannya selama menempuh pendidikan di Kota Pendekar ini.

"Selama saya kuliah di UMMAD, tidak ada pengaruh negatif sebagai mahasiswa non-Muslim. Saya merasa diterima dengan baik, baik oleh dosen maupun teman-teman mahasiswa," terang Olin dalam keterangannya, Sabtu (17/1/2026).

Menurut putri dari pasangan Polikarpus Wolo Ketoj dan Helena Wasi Gokok ini, lingkungan kampus sangat terbuka. Dosen bersikap profesional dan adil tanpa membedakan latar belakang agama.

"Teman-teman juga ramah serta saling mendukung dalam kegiatan akademik maupun non-akademik," tambahnya.

Pengalaman Mengikuti Mata Kuliah AIK

Sebagai mahasiswa UMMAD, Olin juga mengikuti mata kuliah Al Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK). Awalnya ia merasa canggung, namun seiring waktu ia bisa menyesuaikan diri karena materi yang diajarkan menekankan pada nilai moral, etika, dan toleransi yang relevan bagi semua.

"Saya menganggap mata kuliah tersebut sebagai tambahan wawasan dan pembelajaran tentang keberagaman, serta tidak merasa dipaksakan dalam hal keyakinan," jelas Olin.

Perjalanan Memilih UMMAD

Olin menceritakan bahwa awalnya ia ingin masuk keperawatan, namun terkendala biaya.

"Namun setelah mempertimbangkan biaya pendidikan yang cukup tinggi, saya kemudian mencari pilihan lain yang masih berada di bidang kesehatan.," ujarnya.

Sempat mempertimbangkan kebidanan namun terbentur jenjang D3, Olin akhirnya berdiskusi dengan teman dan menemukan Prodi Administrasi Kesehatan di UMMAD.

"Setelah saya mencari tahu lebih lanjut mengenai program studi tersebut, saya merasa tertarik karena masih berkaitan dengan bidang kesehatan dan sesuai dengan minat serta kemampuan saya. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk memilih UMMAD sebagai tempat melanjutkan pendidikan," ungkapnya.

Fokus pada Manajemen Kesehatan

Pilihan Olin jatuh pada Program Studi Administrasi Kesehatan bukan tanpa alasan. Ia melihat peluang karier yang menjanjikan di bidang manajemen rumah sakit dan pelayanan kesehatan.

"Saya memilih Program Studi Administrasi Kesehatan karena saya tetap ingin berkontribusi di bidang kesehatan, meskipun tidak secara langsung sebagai tenaga medis," tutur Olin.

Ia menambahkan, "Selain itu, latar belakang minat saya pada bidang kesehatan membuat saya merasa bahwa Administrasi Kesehatan adalah pilihan yang tepat dan sesuai dengan kemampuan serta rencana karier saya ke depan."

Raih IPK Tertinggi dan Apresiasi Rektor

Ketekunan Olin membuahkan hasil manis. Ia menjadi salah satu wisudawan terbaik tahun 2025 dengan IPK tertinggi di antara tiga terbaik lainnya, yakni 3,79. Skripsinya berjudul "Analisis Peran Sekolah Luar Biasa dalam Implementasi Program Posyandu Rutin untuk Meningkatkan Layanan Kesehatan Bagi Anak Disabilitas di Sekolah Luar Biasa."

Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., dalam sambutannya menjadikan Olin sebagai contoh nyata moderasi di kampusnya.

"Hal ini bisa kita lihat tadi ada mahasiswa yang jadi lulusan terbaik wisuda kali ini dari Nusa Tenggara Timur, namanya Kristofora Karolina Kewa S.Kes dari Prodi Administrasi," ujar Prof. Sofyan Anif.

Rektor menegaskan komitmen kampus terhadap keberagaman. "UMMAD tidak pernah membedakan latar belakang agama, suku ataupun ras. Semua jadi bagian utuh dari UMMAD dan terus kita kembangkan dalam rangka memberi kontribusi kepada bangsa dan negara," pungkasnya.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 10 Februari 2026
Imsak
04:29
Shubuh
04:39
Dhuhur
12:10
Ashar
15:26
Maghrib
18:20
Isya
19:31
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan