Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home edukasi & pesantren detail berita

Dosen UMMAD Kantongi Sertifikasi Pekerja Sosial, Perkuat Mutu Pendidikan Kesejahteraan Sosial

tim langit 7 Selasa, 14 April 2026 - 19:00 WIB
Dosen UMMAD Kantongi Sertifikasi Pekerja Sosial, Perkuat Mutu Pendidikan Kesejahteraan Sosial
LANGIT7.ID-Madiun; Tiga dosen Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) resmi memperoleh sertifikasi kompetensi sebagai pekerja sosial profesional dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Ketiga dosen tersebut adalah Muhammad Rifa'at Adiakarti Farid, M.A., Nuriel Endi Rahman, M.A., serta Muh. Ni'am, M.Kessos yang juga menjabat sebagai Kaprodi Ilmu Kesejahteraan Sosial FISIP UMMAD.

Rifa'at dinyatakan kompeten berdasarkan Surat Keputusan Direktur Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Kemensos RI Nomor: 001/LSP/6/2025 tertanggal 19 Juni 2025. Nuriel meraih sertifikasi melalui SK Nomor 021/LSP/8/2025 tanggal 26 Agustus 2025. Sementara Muh. Ni'am memperoleh SK Nomor 022/LSP/8/2026 tanggal 26 Agustus 2026.

Nuriel Endi Rahman menjelaskan bahwa uji kompetensi pekerja sosial profesional dilaksanakan melalui tiga tahapan.

Tahap pertama adalah pendaftaran dengan mengisi formulir dan APL (Asesmen Portofolio Lapangan) yang berisi deskripsi pengalaman praktik. Tahap kedua berupa ujian kognitif secara daring melalui Zoom dengan 100 soal yang harus dikerjakan dalam 90 menit.

"Soal-soal dalam ujian berkaitan dengan teori-teori pekerjaan sosial dan pendekatan intervensi kepada klien," ungkap Nuriel.

Tahap terakhir adalah ujian wawancara daring yang menggali pengalaman praktik pekerjaan sosial peserta.

Upaya Pemenuhan Ketercukupan Institusi

Muh. Ni'am menyampaikan bahwa sertifikasi ini menjadi bagian dari upaya pemenuhan ketercukupan institusi penyelenggaraan pendidikan Ilmu Kesejahteraan Sosial.

"Ke depannya lebih banyak lagi dosen Ilmu Kesejahteraan Sosial yang bisa mengikuti sertifikasi profesi, sebagai bagian pengembangan pendidikan dan praktik profesi pekerjaan sosial," terang Muh. Ni'am.

Menurutnya, agenda ke depan akan ada penyelarasan kurikulum pendidikan S1 Ilmu Kesejahteraan Sosial, Pendidikan Profesi Pekerjaan Sosial, dan program S2.

Dengan capaian ini, Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMMAD kini telah memiliki tiga dosen bersertifikasi pekerja sosial dari Kementerian Sosial RI.

Dua dosen UMMAD Raih Pendanaan Riset Dari Kemdiktisaintek

Sementara itu, dua dosen Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) juga lolos seleksi penerimaan pendanaan penelitian dari Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek Tahun Anggaran 2026.

Mereka adalah dosen Prodi Ilmu Aktuaria UMMAD, Rhavida Anniza Andyani,M.Stat., serta Dr. Eny Pemilu Kusparlina,M.Kes, dosen Prodi Administrasi Kesehatan sekaligus Dekan Fakultas Ilmu Kesehatan UMMAD.

Judul proposal penelitian Rhavida yang mendapatkan pendanaan dari Kemdiktisaintek adalah Klasifikasi Wilayah Risiko Bencana Hidrometeorologi Daerah Madiun Berbasis K-Means dan Geographic Information System

Sedang proposal riset dari Dr Eny Pemilu Kusparlina yang lolos pendanaan adalah berjudul Determinasi Sosial Defisiensi Zinc Keratin Kesehatan Anak Usia Dini di Daerah Rawan Gizi Kurang: Kajian Sosiologi Kesehatan.

Ketua LPPM UMMAD, Prof.Ir. Sarjito menyampaikan rasa syukur dengan keberhasilan dua dosen UMMAD memperoleh hibah dana riset Dao Ditjen Riset dan Pengembangan Kemdiktisaintek.

Disampaikan Prof Sarjito, akibat adanya faktor internal dan eksternal negara semua perolehan hibah riset mendalami penurunan.

"Semoga ada pengumuman gelombang kedua. Sabar bagi yang belum dapat berita bagus," ujar Prof.Sarjito.

Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif memberikan apresiasi atas keberhasilan para dosen dalam program yang sangat kompetitif ini. “Penelitian menjadi bagian penting dari tridarma perguruan tinggi, apalagi bagi Perguruan Tinggi Muhammadiyah yang mengemban caturdarma. Tumbuhnya budaya riset akan meningkatkan atmosfer akademik di UMMAD. Ini menjadi bagian penting transformatif menuju unggul,” ujarnya.

Sebagaimana diketahui dari puluhan ribu proposal, hanya tujuh belas persen yang lolos pendanaan.(**)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ يٰٓاَهْلَ الْكِتٰبِ تَعَالَوْا اِلٰى كَلِمَةٍ سَوَاۤءٍۢ بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمْ اَلَّا نَعْبُدَ اِلَّا اللّٰهَ وَلَا نُشْرِكَ بِهٖ شَيْـًٔا وَّلَا يَتَّخِذَ بَعْضُنَا بَعْضًا اَرْبَابًا مِّنْ دُوْنِ اللّٰهِ ۗ فَاِنْ تَوَلَّوْا فَقُوْلُوا اشْهَدُوْا بِاَنَّا مُسْلِمُوْنَ
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”
QS. Ali 'Imran:64 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)