LANGIT7.ID-Melbourne; Janice Tjen menorehkan sejarah baru. Petenis putri Indonesia peringkat 59 dunia itu sukses menaklukkan petenis unggulan ke-22, Leylah Fernandez dari Kanada, dalam pertandingan babak pertama Australia Open 2026 dengan cara yang sangat DOMINAN. Janice menang dengan skor telak 6-2, 7-6(1), dalam pertandingan yang berlangsung di Court 17, Melbourne Park, selama 1 jam 52 menit.
Kemenangan ini sangat spesial karena merupakan kemenangan Grand Slam pertama sekaligus kemenangan terbesar sepanjang karier Janice Tjen, yang sekaligus melabrak peringkat jauh di atasnya.
Jalannya Pertandingan:
· Set Pertama (6-2): Janice langsung tampil percaya diri dan agresif. Dari awal ia mengambil inisiatif, memukul groundstroke dalam dan flat yang membuat Fernandez kesulitan mengontrol permainan. Janice berhasil memecah servis Fernandez dua kali dan dengan solid mempertahankan servisnya sendiri untuk merebut set pertama dengan mudah.
· Set Kedua & Tie-Break Spektakuler (7-6(1)): Fernandez bangkit dan menunjukkan perlawanan lebih sengit di set kedua. Kedua petenis saling mempertahankan servis hingga akhirnya set ini harus ditentukan melalui tie-break. Di sinilah Janice menunjukkan mentalitas pemenang. Ia menguasai tie-break sepenuhnya, mengunci kemenangan spektakuler dengan skor tie-break 7-1, diakhiri dengan pukulan forehand winner menyilang yang tak terjangkau.
![Janice Tjen Ukir Sejarah di Australia Open: Tumbangkan Leyla Fernandez, Finalis Grand Slam]()
Statistik Utama:
· Skor Akhir: 6-2, 7-6(1)
· Durasi: 1 jam 52 menit.
· Ace: Janice 4, Fernandez 2.
· Double Fault: Janice 1, Fernandez 5.
· Winner: Janice 28, Fernandez 22.
· Unforced Error: Janice 14, Fernandez 28 (salah satu faktor kunci kemenangan).
· Break Point Conversion: Janice 2/4 (50%), Fernandez 0/2 (0%).
· Poin di Net: Janice menang 8 dari 10 pendekatan (80%).
Lawan Berikutnya:
Keberhasilan ini meloloskan Janice ke babak kedua (second round) Australia Open untuk pertama kalinya. Ia akan menantang pemenang pertandingan antara Marketa Vondrousova (CZE, WR 33) dan seorang petenis qualifier.
Komentar Sang Juara:
"Saya merasa permainan saya hari ini sangat baik dan terkendali," ujar Janice dengan senyum lebar. "Saya masuk dengan strategi untuk tetap agresif dan tidak memberinya banyak waktu. Tie-break di set kedua, saya hanya fokus pada setiap poin. Suasana di sini luar biasa, terima kasih untuk semua dukungan! Ini mimpi yang menjadi kenyataan."(*/saf)
(lam)