LANGIT7.ID-Romania; Petenis cantik asal Inggris, Emma Raducanu kini mulai bersinar lagi setelah redup di Australia Open. Kini, si cantik Raducanu tinggal selangkah lagi dari gelar perdananya di WTA Tour setelah berhasil melaju ke final Transylvania Open.
Petenis nomor satu Inggris itu mengalahkan Oleksandra Oliynykova dengan skor 7-5 3-6 6-3 dalam semifinal yang epik untuk memastikan tempatnya di partai puncak hari Sabtu di Cluj.
Kini dia berpeluang meraih gelar turnamen pertamanya sejak kesuksesan luar biasanya di AS Terbuka 2021, yang menegaskan dirinya sebagai kekuatan baru di WTA Tour.
Ini melengkapi hari yang mengesankan untuk tenis Inggris, karena Katie Boulter juga berhasil melangkah ke final Ostrava Open. Artinya, untuk pertama kalinya, dua petenis wanita Inggris akan bertanding di dua final WTA Tour yang berbeda pada hari yang sama.
Kondisi fisik atau mental si cantik Raducanu, yang merupakan unggulan teratas, untuk final melawan petenis Rumania Sorana Cirstea masih harus dilihat nanti, setelah dia melewati salah satu pertandingan tersulit dalam kariernya.
Pertandingan itu merupakan perang menguras tenaga bagi Raducanu melawan petenis Ukraina yang eksentrik itu. Dengan tato di wajahnya, Oliynykova menggunakan taktik-taktik yang membuat frustrasi, termasuk banyak memakai pukulan 'moon ball' dan slice.
Si cantik itu tampak berkaca-kaca dan terkuras secara fisik setelah pertarungan yang berlangsung hampir tiga jam.
"Pertandingan yang luar biasa," ujarnya dalam wawancara di lapangan. "Saya pikir semua penghargaan untuk lawan saya hari ini."
"Dia bermain luar biasa, membuat sangat sulit untuk melepaskan bola melewatinya. Kau kira bolanya sudah lewat, tapi ternyata bola itu mendarat di baseline atau sideline-mu. Sangat sulit."
"Saya paling bangga dengan cara saya bertarung, bagaimana saya bangkit di set ketiga, bagaimana saya mengelola pertandingan."
"Sejujurnya, saya tidak tahu apakah saya bisa melakukannya tanpa dukungan semua orang."
![Si Cantik Raducanu Mulai Bersinar, Lolos ke Final Transylvania Open Setelah Berjuang Keras 3 Jam]()
Petenis peringkat 91 dunia itu menerapkan taktiknya yang menyebalkan dengan sangat baik di akhir set pertama, setelah Raducanu memecah servis untuk unggul 5-4.
Taktik itu membuahkan hasil dengan balasan break, namun Raducanu tetap kuat untuk merebut break lagi dalam permainan panjang di skor 5-5, lalu memenangkan set tersebut dengan relatif mudah.
Dia lalu memecah servis di game pembuka set kedua, membuka harapan untuk kemenangan yang lebih mudah saat sang petenis Inggris membuka keunggulan 3-1.
Namun lawannya dari Ukraina itu tak mau menyerah dan membalikkan keadaan dengan meraih lima game beruntun untuk menyamakan kedudukan, sementara Raducanu tak punya jawaban untuk gaya bermainnya yang tak biasa.
Raducanu menunjukkan jiwa pejuangnya setelah tertinggal 2-1 di set penentu, lalu mengambil kembali kendali pertandingan dengan memenangkan 16 poin beruntun yang membawanya ke ambang kemenangan.
Dia melewatkan tiga peluang match point pada servis Oliynykova, namun akhirnya menyelesaikan tugasnya untuk mengakhiri pertandingan.
Sebelumnya, petenis nomor empat Inggris, Katie Boulter, mengalahkan petenis Amerika Katie Volynets dengan skor 6-1 6-3 untuk mengamankan tempat di final Ostrava Open.
Boulter memecah servis di game pembuka dan game kelima untuk membangun keunggulan 4-1, sebelum memenangkan set pertama saat servis Volynets kembali goyah.
Petenis peringkat 96 dunia, Volynets, kembali bangkit di awal set kedua, memaksa break di game pertama, namun Boulter langsung merespons untuk menyamakan kedudukan 1-1.
Boulter kemudian mengambil inisiatif menyerang dengan pukulan-pukulan keras ke seluruh lapangan.
Break lagi di game kedelapan membuatnya mendapatkan kesempatan servis untuk memenangkan pertandingan, yang dia tutup setelah bangkit dari ketertinggalan 0-40 untuk tetap tenang dan melaju ke final WTA kelima dalam kariernya. Di final, dia akan berhadapan dengan petenis Jerman, Tamara Korpatsch.(*/saf/espn.co.uk)
(lam)