LANGIT7.ID-Rumania; Petenis cantik Emma Raducanu melewatkan kesempatan untuk meraih gelar pertamanya sejak kemenangan AS Open 2021 setelah kalah dua set langsung dari favorit tuan rumah, Sorana Cirstea, di final Transylvania Open.
Unggulan teratas si cantik Raducanu tampak merasakan efek kemenangan marathonnya di semifinal melawan Oleksandra Oliynykova dari Ukraina pada Jumat lalu. Ia takluk dari Cirstea 6-0, 6-2 dalam waktu sedikit lebih dari satu jam di Cluj.
Cirstea asal Rumania, yang berusia 35 tahun dan berada di tahun terakhir kariernya di Tour, mengamankan gelar WTA keempat dalam karier 20 tahunnya.
Si cantik Raducanu, yang ayahnya berasal dari Rumania, sudah dipaksa bermain keras hingga batas maksimal dalam pertarungan semifinal melawan Oliynykova 24 jam sebelumnya dan tak punya jawaban untuk permainan pukulan keras Cirstea.
Petenis peringkat satu Inggris itu langsung mendapat tekanan sejak awal, akhirnya kehilangan gim servis pertamanya setelah menyelamatkan lima break point, dan kemudian ia kalah di set pertama tanpa memenangkan satu gim pun hanya dalam 30 menit.
![Si Cantik Emma Raducanu Gagal Juara di Rumania; Katie Boulter Menang di Ostrava Open]()
Setelah kehilangan gim servisnya untuk keempat kalinya berturut-turut dan tertinggal 0-2 di set kedua, Raducanu akhirnya mematahkan servis Cirstea tanpa kehilangan poin untuk memenangkan gim pertamanya, tetapi kemudian ia membutuhkan waktu jeda medis.
Ia pulih dan kemudian berhasil mempertahankan servisnya untuk pertama kalinya sehingga skor setimbang 2-2. Namun, ia tidak bisa mempertahankan momentum karena Cirstea mengatur ulang strategi dan merebut tiga gim berikutnya untuk unggul 5-2.
Raducanu tampak sudah kehabisan tenaga saat ia melakukan servis untuk bertahan di pertandingan, dan di gim berikutnya ia kehilangan servisnya untuk keenam kalinya saat Cirstea merebut gelar juara.
Boulter Menunjukkan Caranya kepada RaducanuSementara itu, Katie Boulter meraih gelar pertama di Tur WTA sejak 2024 dengan bangkit melawan kekalahan untuk mengalahkan Tamara Korpatsch asal Jerman 5-7, 6-2, 6-1 di final Ostrava Open.
Boulter, yang peringkatnya sempat merosot ke posisi 120, akan kembali naik ke 100 besar setelah mengamankan gelar WTA keempat dalam kariernya.
Petenis Inggris berusia 29 tahun itu sempat kehilangan empat gim berturut-turut di akhir set pertama dan awal set kedua. Namun, ia kemudian meraih 12 dari 15 gim berikutnya untuk mengamankan gelar pertamanya sejak kemenangan keduanya di Nottingham Open 2024.
Boulter bekerja sama dengan mantan pelatih Maria Sharapova, pelatih Amerika Michael Joyce, di awal tahun ini dan hanya kalah dua set selama keseluruhan turnamen di Ceko.
Peringkatnya akan naik ke posisi 84 setelah menyelesaikan kemenangannya tepat dalam dua jam. Ia menambahkan gelar turnamen terbarunya ini ke dalam koleksi kemenangan sebelumnya di Nottingham (dua kali) dan San Diego.
Boulter sebelumnya sulit meraih kemenangan di level turnamen sejak Wimbledon musim panas lalu dan sempat mengalami cedera abduktor di ajang terakhirnya tahun lalu di Hong Kong.
Memimpin 3-2 di set kedua melawan Korpatsch, Boulter memenangkan lima gim berikutnya, mengambil set kedua 6-2 dan membuka keunggulan 2-0 di set penentu.
Korpatsch sempat mempertahankan servisnya untuk tertinggal 1-2, tetapi Boulter sudah memegang kendali penuh. Ia memenangkan empat gim berikutnya dan kembali mematahkan servis lawannya pada skor 5-1 untuk mengamankan kemenangan pada championship point keduanya.(*/saf/espn.co.uk)
(lam)