LANGIT7.ID-Jakarta; Strategi menghadirkan opsi transmisi otomatis dengan harga lebih miring terbukti efektif mendongkrak performa penjualan Honda di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026. Varian anyar Brio S CVT tercatat mendominasi pemesanan kendaraan selama pameran berlangsung, mengalahkan varian lainnya.
PT Honda Prospect Motor (HPM) mencatat bahwa tipe ini langsung menyumbang angka signifikan meski baru saja diperkenalkan ke publik. Tingginya minat konsumen didorong oleh ketersediaan transmisi CVT di varian entry level yang sebelumnya hanya identik dengan tipe menengah ke atas.
Terkait fenomena ini, Sales & Marketing and After Sales Director PT HPM Yusak Billy membenarkan bahwa lini Brio masih menjadi tulang punggung utama penjualan pabrikan tersebut.
“Permintaannya banyak. Kalau kita lihat dari kontribusi Brio secara keseluruhan, sekitar 45 persen dari total penjualan Honda di IIMS,” ujar Billy di JIExpo Kemayoran, dikutip Junat (13/2/2026).
Billy memerinci bahwa dari total volume penjualan Brio, tipe S CVT mengambil porsi yang sangat besar. Hal ini menandakan adanya pergeseran minat konsumen yang mencari kenyamanan berkendara matik namun dengan bujet yang tetap efisien.
“Dari total Brio yang terjual di IIMS, lebih dari 40 persen itu varian S CVT yang baru keluar. Jadi memang konsumen banyak menginginkan Brio varian S dengan transmisi CVT yang lebih terjangkau,” kata Billy.
Sebagai informasi, Brio S CVT kini diposisikan sebagai model bertransmisi matik paling murah dalam keluarga Brio dengan harga Rp 183.500.000. Kehadiran model ini menjadi solusi bagi pembeli pertama maupun konsumen yang membutuhkan city car praktis untuk mobilitas harian tanpa harus mengeluarkan biaya setinggi varian di atasnya.
Meskipun HPM belum merilis angka penjualan secara detail, segmen ini dipastikan tetap menjadi kontributor vital bagi pasar domestik Honda.
(lam)