LANGIT7.ID-Dubai; Amanda Anisimova mengakhiri langkah Mirra Andreeva dalam mempertahankan gelar juara Dubai pada Kamis (19/2/2026) dengan kemenangan comeback 2-6, 7-5, 7-6 (7/4) di babak perempat final.
Petenis Amerika Serikat unggulan kedua ini sempat tertinggal satu set dan satu break dari petenis Rusia unggulan kelima, Andreeva, sebelum bangkit dan memenangkan pertandingan selama dua jam 38 menit tersebut.
Dengan hasil ini, ia memastikan tempat di semifinal turnamen kategori WTA 1000 untuk keempat kalinya dalam kariernya.
"Aku hampir menangis di akhir pertandingan," ujar Anisimova.
"Melihatnya (Andreeva) seperti itu membuatku emosional. Aku merasa kami berdua menang hari ini," tambahnya.
Anisimova kini akan berhadapan kembali dengan sesama petenis Amerika Serikat, Jessica Pegula.
Dua break membuat Andreeva unggul satu set, dan sang juara bertahan melesat unggul 2-0 di set kedua sebelum Anisimova membalas dan merebut lima game beruntun.
Anisimova kehilangan servisnya saat akan memenangkan set kedua, dan giliran Andreeva yang bangkit dengan memenangkan tiga game beruntun untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5.
Ia kembali melakukan break untuk membawa pertandingan perempat final ini ke set penentuan.
Anisimova melakukan servis untuk kemenangan di kedudukan 5-3 di set penentuan, tetapi Andreeva terus menghujaninya dengan bola potong dan lob untuk tetap bertahan dalam duel dan segera menyamakan kedudukan.
Giliran Andreeva yang melakukan servis untuk kemenangan, tetapi ia gagal menutup pertandingan di kedudukan 6-5, dan pertandingan pun berlanjut ke tie-break yang menentukan.
Anisimova meningkatkan level permainannya untuk memenangkan tie-break dan memeluk Andreeva yang menangis terisak-isak di net, sambil mengatakan bahwa lawannya itu "luar biasa".
Andreeva terutama kesulitan pada servis keduanya, hanya memenangkan 37 persen poin dari servis keduanya dan melakukan tujuh kali kesalahan ganda.
Sebelumnya di lapangan pusat, Pegula melaju ke semifinal turnamen ketujuh secara beruntun — terhitung sejak AS Terbuka 2025 — dengan penampilan 6-3, 2-6, 6-4 yang meyakinkan melawan finalis tahun lalu, Clara Tauson.
Petenis Amerika Serikat berusia 31 tahun ini telah meningkatkan permainannya setelah hasil kurang memuaskan di Montreal dan Cincinnati musim panas lalu, dan sejak itu menjadi ancaman serius di tahap akhir setiap turnamen yang ia ikuti.
"Tim pelatihku dan aku banyak berlatih untuk mengembalikan permainanku, untuk menekankan apa yang kulakukan dengan sangat baik, kembali ke akar permainanku yang sesungguhnya, dan membuatnya lebih baik serta lebih efisien," jelas Pegula, yang mencatatkan 36 winner dan hanya 26 kesalahan sendiri melawan Tauson.
"Aku rasa servisku jauh lebih baik. Kondisi fisikku terasa baik. Pergerakanku kembali membaik.
"Ada banyak hal. Tapi sejujurnya, aku banyak berlatih untuk permainanku. Aku rasa aku menjadi pemain yang lebih baik selama enam bulan terakhir."
Dalam pertemuan pertama mereka, Pegula dan Tauson berbagi dua set pertama dan berjalan berimbang di set penentuan hingga Pegula berhasil melakukan break krusial di game ketujuh.
Pegula menutup kemenangan dua game kemudian untuk memastikan tiket ke semifinal Dubai kedua dalam kariernya, dan yang pertama sejak 2023.
Pada pertandingan perempat final sesi malam, Coco Gauff unggulan ketiga akan menghadapi bintang muda Filipina Alexandra Eala, sebelum juara Dubai dua kali Elina Svitolina bertemu dengan petenis Kroasia yang menjadi lucky loser, Antonia Ruzic.(*/saf/sportstar)
(lam)