LANGIT7.ID - , Jakarta - Wilda Siti Nurfadilah adalah atlet voli wanita pertama di Indonesia yang menggunakan hijab saat bertanding. Ia merupakan salah satu pemain volley terbaik di Indonesia.
Pernah empat kali membawa timnya menjadi juara Proliga, yakni pada tahun 2015-2017 bersama klub Jakarta Elektrik PLN dan tahun 2019 bersama PGN Popsivo Polwan. Saat itu PGN melawan Jakarta Pertamina Energi (JPE) di babak final. JPE sendiri merupakan klub yang merebut juara Proliga tahun sebelumnya.
Saat ini Wilda bermain untuk klub Jakarta Pertamina Energi (JPE), klub yang dikalahkannya pada final Proliga tahun 2019. Sedangkan sebelumnya putri cantik asal Jawa Barat ini berasal dari klub Alko Bandung.
Putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Ugan Sugandi dan Wily Lestiani ini sudah menekuni voli sejak usianya 9 tahun. Prestasi Wilda secara individu juga luar biasa, Ia pernah dinobatkan menjadi spiker terbaik putri tahun 2019 dan pernah menyandang ban kapten di timnas Indonesia.
Baca juga : PLN Peduli UMK, Lewat PON XX Papua Menuju Kebangkitan EkonomiCerita Hijrah WildaWilda mengaku menggunakan hijab, setelah menjadi atlet. Wilda memutuskan menggunakan hijab nya pada tahun 2016.
Ceritanya bermula saat ia sering ikut kajian Islam di Bandung bersama temannya. Kemudian suatu hari ia menemukan sebuah artikel yang membahas azab yang diterima seorang ayah bila anaknya keluar rumah tanpa hijab.
"Setelah membaca itu, aku langsung istighfar. Kayaknya untuk membahagiakan Papa, seharusnya bisa dengan aku menutup aurat," ucap Wilda menukil dari kanal YouTube AHS Volleyball pada Selasa, (12/10/2021).
Setelah itu, Wilda pun akhirnya memantapkan diri untuk berhijab karena sayang dengan ayahnya. Awal menggunakan hijab, Wilda mengaku masih belum mendapatkan izin menggunakan hijab bagi atlet bola voli. Wilda pun sempat berpikir untuk mundur dan keluar dari dunia voli.
Namun saat SEA Games 2017 di Kuala Lumpur, ia diizinkan untuk menggunakan hijab. Secara bersamaan tim Indonesia berhasil mendapatkan medali perak, sebuah sejarah setelah 20 tahun tidak mendapatkan medali dari cabang bola voli putri. Hijab bukan penghalang bagi seseorang untuk beraktivitas dan berprestasi.
Kini, ia melihat banyak atlet voli lainnya yang juga memutuskan menggunakan hijab saat bertanding. "Ada yang bilang, apa yang aku lakuin bisa jadi ladang dakwah aku meskipun kecil," lanjut Wilda.
Baca juga : Shaleha Fitriana Yusuf, Taekwondoin asal Sukoharjo Raih Emas di PON PapuaSenada dengan apa yang disampaikan ustadz Zacky Mirza, "Apa yang dilakukan Wilda, masuk ke dalam ilmu yang bermanfaat. Ilmu itu bukan hanya masalah ilmu agama, fisika atau ilmu matematika, ilmu yang disebutkan dalam hadis sebagai salah satu yang akan menuai pahala terus menerus tanpa terputus adalah ilmu apa saja yang penting bermanfaat." Kata Zacky Mirza saat dihubungi Langit7 disela-sela kesibukan berdakwah di Palu pada Selasa (12/10/2021).
"Termasuk ilmu yang menginspirasi orang lain karena sudah diajarkan atau didahului oleh Wilda, sehingga tinggal mengikuti, secara tidak langsung sudah mengajarkan." tambahnya.
(est)