Aset BTN Tembus Rp448,34 Triliun di Januari 2026, Tumbuh 12,26 Persen
tim langit 7Kamis, 05 Maret 2026 - 14:01 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan pertumbuhan aset yang signifikan pada awal tahun 2026. Laporan keuangan bulanan perseroan mencatat posisi aset BTN tumbuh 12,26% secara tahunan (year-on-year/yoy) menjadi Rp448,34 triliun per Januari 2026.
Peningkatan aset emiten bersandi saham BBTN ini ditopang oleh kinerja positif pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) dan penyaluran kredit. Hingga Januari 2026, BTN sukses mencatatkan peningkatan DPK sebesar 11,52% yoy menjadi Rp362,77 triliun.
Sejalan dengan pertumbuhan dana tersebut, penyaluran kredit BTN juga menanjak di level 9,30% yoy menjadi Rp341,45 triliun per Januari 2026. Ekspansi kredit ini turut mendorong pendapatan bunga perusahaan tumbuh 17,08% yoy di periode yang sama.
Selain pertumbuhan volume bisnis, BTN juga berhasil melakukan efisiensi dengan menekan beban bunga sehingga turun 14,53% yoy. Strategi tersebut membuat pendapatan bunga bersih atau Net Interest Income (NII) melesat sebesar 79,46% yoy.
Secara bottom line, BTN mencetak laba bersih mencapai Rp230 miliar pada Januari 2026, atau meroket sekitar 578% dari posisi Rp34 miliar pada Januari 2025.
Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu, menyatakan bahwa kondisi neraca perusahaan saat ini semakin sehat. Hal ini merupakan hasil dari strategi beyond KPR, pengembangan superapps, hingga transformasi di berbagai lini bisnis yang dilakukan perseroan.
“Kami optimistis kinerja tahun ini akan lebih meningkat seiring transformasi dan inovasi yang dilakukan perseroan,” ujar Nixon dalam keterangan resmi, Kamis (5/3/2026).
Nixon juga menargetkan pada akhir tahun 2026 ini, BTN akan mencetak kenaikan laba bersih hingga mencapai 22%.
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”