LANGIT7.ID-Jakarta; Pemulihan fasilitas pendidikan anak usia dini di Sumatera Barat mendapat dukungan melalui penyaluran bantuan sarana belajar dari program Askrindo Peduli. Sebanyak 10 lembaga PAUD di wilayah tersebut menerima bantuan, termasuk dua sekolah di Kota Padang yang terdampak parah bencana banjir, yakni PAUD Dhiyaurrahman dan PAUD Bustanul Ullum.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Kepala Bagian Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Askrindo, Nur Aini, di Auditorium Gubernuran pada Kamis (5/3/2026). Prosesi ini disaksikan langsung oleh Bunda PAUD Sumatera Barat, Ny Harneli Mahyeldi, serta dihadiri Ketua Hipermi Padang, Harti Ningsih. Dukungan yang diberikan Askrindo mencakup Alat Permainan Edukatif (APE), buku cerita edukasi, hingga paket sembako untuk para tenaga pendidik.
Kondisi memprihatinkan dialami PAUD Dhiyaurrahman di Kecamatan Nanggalo yang kehilangan seluruh sarana edukasi akibat luapan air pada akhir November 2025. Perwakilan PAUD Dhiyaurrahman, Dwi Suryani, mengutarakan urgensi bantuan tersebut bagi sekolahnya.
"Alhamdulillah sekali bagi kami, karena mainan Alat Permainan Edukatif (APE) kami habis semua terkena banjir akhir tahun lalu. Terima kasih kepada Askrindo dan pemerintah daerah yang telah membantu kami," katanya dalam keterangan resmi, Jumat (6/3/2026).
Dampak serupa juga dirasakan PAUD Bustanul Ulum yang bangunannya hanyut diterjang bencana. Kepala Sekolah PAUD Bustanul Ulum, Winda Widyawati, menjelaskan bahwa saat ini aktivitas belajar mengajar harus berpindah lokasi.
"Alhamdulillah bantuan ini menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk belajar dan juga bagi guru. Saat ini kami masih menumpang belajar di musala MTs dengan 16 murid dan tiga guru," tuturnya.
Kepala Bagian TJSL Askrindo, Nuraini, menegaskan bahwa langkah ini merupakan manifestasi empati perusahaan terhadap masyarakat yang tertimpa musibah. Askrindo berharap bantuan ini dapat memicu semangat berbagi yang lebih luas.
"Kami hadir di sini mengungkapkan rasa duka dan partisipasi atas kejadian bencana. Harapan saya para guru bisa terus menebarkan kebaikan seperti konsep pay it forward, bahwa berbuat baik tidak berhenti di sini, tetapi terus diteruskan," ujarnya.
Apresiasi terhadap inisiatif Askrindo datang dari Bunda PAUD Sumatera Barat, Ny Harneli Mahyeldi. Ia menekankan pentingnya perhatian pada fase pendidikan awal bagi generasi mendatang.
"Kita bersyukur di bulan yang penuh berkah ini Askrindo terus memberikan bantuan kepada Sumatera Barat. Kita mengetahui bahwa keberhasilan pendidikan sesungguhnya dimulai dari PAUD, dari anak usia dini," ungkapnya.
Pihak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang melalui Kabid Pembinaan PAUD dan PNF, Syafrizal Syair, turut menilai bantuan Askrindo sangat krusial dalam menunjang kembali proses belajar mengajar yang sempat terhambat.
"Tentunya ini akan sangat membantu PAUD dalam mengedukasi siswanya," ungkap Syafrizal.
Kehadiran Askrindo melalui program peduli ini diharapkan mampu memberikan dorongan moral bagi siswa dan guru agar tetap optimis menjalankan pendidikan meski dalam kondisi sarana yang terbatas pascabencana.
