Laba Bersih Jamkrindo Syariah Melonjak Drastis Hingga Ratusan Miliar Rupiah Pada 2025
tim langit 7Rabu, 01 April 2026 - 14:44 WIB
LANGIT7.ID-Jakarta; Lonjakan laba bersih hingga mencapai Rp141,03 miliar menjadi sorotan utama dalam Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 PT Penjaminan Jamkrindo Syariah (Jamkrindo Syariah). Angka tersebut menunjukkan pertumbuhan pesat dibandingkan perolehan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp54,11 miliar.
Kenaikan laba bersih ini sejalan dengan performa laba sebelum zakat dan pajak yang menyentuh Rp168,37 miliar, meningkat dari posisi tahun lalu senilai Rp54,13 miliar. Capaian positif tersebut dipicu oleh langkah strategis perusahaan dalam mengoptimalkan pendapatan investasi, meningkatkan kualitas underwriting, serta menerapkan selektivitas yang lebih ketat pada portofolio penjaminan.
Direktur Utama PT Penjaminan Jamkrindo Syariah, Hari Purnomo, menjelaskan bahwa hasil tersebut merupakan dampak dari transformasi bisnis dan penguatan tata kelola. "Kinerja positif ini merupakan buah dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat fundamental perusahaan, baik dari sisi manajemen risiko, efisiensi operasional, maupun pengembangan bisnis yang lebih berkualitas. Kami optimis tren positif ini dapat terus berlanjut ke depan," ujar Hari Purnomo dalam keterangannya, Rabu (1/4/2026).
Dilihat dari aspek permodalan, ekuitas perusahaan tumbuh menjadi Rp1,41 triliun. Hal ini turut mendongkrak total aset Jamkrindo Syariah menjadi Rp2,46 triliun pada akhir 2025, naik dari angka Rp2,41 triliun pada posisi tahun 2024. Selain itu, perusahaan membukukan total penghasilan komprehensif senilai Rp161,69 miliar.
Kredibilitas laporan keuangan ini diperkuat dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) hasil audit Kantor Akuntan Publik (KAP) Amir Abadi Jusuf, Aryanto, Mawar & Rekan (RSM Indonesia). Secara regulasi, Jamkrindo Syariah juga dinyatakan telah mematuhi ketentuan Gearing Ratio yang diatur dalam POJK Nomor 11 Tahun 2025 untuk menjaga keberlanjutan usaha.
Ke depannya, perusahaan berkomitmen untuk memperluas peran dalam ekosistem keuangan syariah nasional melalui dukungan pembiayaan sektor produktif, khususnya bagi pelaku UMKM, dengan layanan penjaminan yang profesional dan amanah.
Katakanlah (Muhammad), “Wahai Ahli Kitab! Marilah (kita) menuju kepada satu kalimat (pegangan) yang sama antara kami dan kamu, bahwa kita tidak menyembah selain Allah dan kita tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu pun, dan bahwa kita tidak menjadikan satu sama lain tuhan-tuhan selain Allah. Jika mereka berpaling maka katakanlah (kepada mereka), “Saksikanlah, bahwa kami adalah orang Muslim.”