LANGIT7.ID-, Kupang -
Universitas Nusa Cendana (Undana), Kupang, Nusa Tenggara Timur memastikan pihaknya akan memperketat pengawasan dalam pelaksanaan
UTBK-
SNBT. Dipastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tinggi.
Rektor Undana, Prof Jefri S. Bale menekankan bahwa status UTBK sebagai seleksi tingkat nasional menuntut akuntabilitas yang tinggi dari setiap personel. Kualitas layanan kepada para calon mahasiswa harus menjadi prioritas utama guna menjaga reputasi institusi dan keadilan seleksi.
"Ini adalah mandat nasional yang menyangkut masa depan calon mahasiswa. Kita harus memastikan seluruh proses berjalan sesuai standar tinggi dan penuh rasa tanggung jawab. Profesionalisme pengawas adalah kunci integritas ujian ini," tegas Prof Jefri dalam keterangan tertulis, dikutip Selasa (21/4/2026).
Undana beberapa waktu lalu telah melakukan sosialisasi dan pengarahan intensif bagi pengawas UTBK-SNBT 2026. Langkah strategis ini dilakukan untuk memastikan pelaksanaan ujian skala nasional tersebut berjalan optimal, transparan, dan memenuhi standar pelayanan profesional.
Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pengawas dan pimpinan unit kerja yang bertanggung jawab dalam pendampingan teknis di ruang ujian. Selain membedah prosedur operasional standar (SOP), para petugas dibekali protokol penanganan kendala darurat serta penguatan integritas guna mencegah potensi kecurangan selama ujian berlangsung secara serentak di seluruh Indonesia.
Sinkronisasi Teknis dan Koordinasi LapanganWakil Rektor Bidang Akademik Undana, Prof Annytha I.R. Detha menyatakan bahwa sosialisasi tersbut bertujuan untuk menyamakan persepsi antara pengawas dan teknisi. Menurutnya, pemahaman yang seragam terhadap tugas dan fungsi masing-masing akan meminimalisasi risiko kesalahan teknis di lapangan.
"Koordinasi yang solid dan ketelitian petugas adalah faktor utama kelancaran UTBK. Kami ingin seluruh pengawas benar-benar memahami peran mereka, sehingga ujian dapat berlangsung tertib dan sesuai prosedur yang ditetapkan pusat," jelasnya.
Baca juga: UTBK-SNBT Berlangsung Besok, Peserta Wajib Perhatikan Hal Penting Ini Agar Ujian Berjalan LancarUndana memiliki komitmen kuat mewujudkan ujian yang akuntabel. Selain kesiapan teknis, aspek pengawasan ketat menjadi sorotan utama dalam pertemuan tersebut.
Para pengawas diingatkan untuk bertindak tegas namun humanis dalam menegakkan tata tertib ruang ujian. Hal ini dilakukan demi menciptakan ekosistem seleksi yang adil bagi seluruh peserta.
Dengan matangnya persiapan di tingkat pengawas ini,
Undana menyatakan kesiapannya dalam menyelenggarakan
UTBK-SNBT 2026 yang akuntabel dan berintegritas. Sinergi seluruh panitia diharapkan mampu memberikan pengalaman ujian yang aman dan berkualitas bagi calon intelektual muda Indonesia.
Teknisi sebagai Garda TerdepanKepala UPT Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Undana, Arfan Y. Mauko juga menegaskan bahwa peran teknisi sangat strategis dalam menentukan kesuksesan ujian berskala nasional ini. Menurutnya, kesiapan perangkat lunak dan keras tidak akan maksimal tanpa sumber daya manusia yang kompeten.
"Keberhasilan pelaksanaan UTBK sangat bergantung pada kesiapan teknisi di lapangan. Setiap petugas dituntut memahami tugasnya secara mendalam untuk meminimalkan potensi kesalahan teknis yang dapat menghambat jalannya ujian," tegas Arfan.
Baca juga: Jelang UTBK-SNBT, Ini Bacaan Doa Sebelum Ujian Agar Diberi Kelancaran dan KemudahanIa menambahkan bahwa sistem ujian tahun ini menuntut tingkat ketelitian dan kedisiplinan yang lebih tinggi. Oleh karena itu, para teknisi diminta untuk selalu sigap dalam merespons dinamika teknis yang mungkin muncul di ruang ujian.
UTBK-SNBT 2026 dijadwalkan berlangsung besok, Selasa 21 April 2026 hingga 30 April 2026. Namun, di beberapa lokasi, jumlah sesi ujian ditambah menjadi 22 sesi sehingga pelaksanaan bisa diperpanjang hingga 2 Mei 2026.
Bagi peserta UTBK sesi siang diimbau untuk memperhatikan jadwal yang kemungkinan bisa berbeda di setiap lokasi pusat UTBK-SNBT. Hal ini dikarenakan adanya penyesuaian waktu sholat di masing-masing pusat UTBK.
(lsi)