LANGIT7.ID-Benda; Wihdah Azhariyyah Indonesia (WAZIN) DPW Jawa Tengah menggelar kegiatan Silaturahmi dan Dialog Keperempuanan di YPPP Al Hikmah 2, Benda, Sabtu (3/5/2026).
Kegiatan ini menjadi ruang pertemuan sekaligus forum diskusi bagi para perempuan Muslimah untuk memperkuat jejaring, memperluas wawasan, dan memperteguh komitmen kebersamaan dalam dakwah dan pengabdian sosial.
Acara tersebut menghadirkan sejumlah tokoh perempuan dari jajaran DPP WAZIN, Dr. Elly Warti Maliki, Lc., MA selaku Ketua WAZIN, Dr. Iffatul Umniyati Ismail, Lc., M.A selaku Sekretaris Jenderal WAZIN, serta Hj. Ismatul Maula, Lc., MSI, M.Pd.I selaku Ketua WAZIN Jawa Tengah.
Kehadiran para tokoh ini menunjukkan pentingnya peran perempuan dalam membangun komunikasi organisasi dan memperkuat gerakan keumatan.Selain Bincang tentang Peran Perempuan juga dilakukan pengukuhan para pengurus WAZIN Jateng.
Dalam Sambutanya ketua terlantik Hj. Ismatul Maula menyampaiakan rasa senang dan haru serta memberikan motivasi untuk memajukan WAZIN Jateng dengan langkah yang sama dengan menebar Wasathah yang telah diajarkan oleh AL AZHAR bagi para alumninya.
Kegiatan silaturahmi dan dialog ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antarpeserta dari berbagai unsur, sekaligus membuka ruang tukar pikiran mengenai berbagai isu perempuan dalam perspektif Islam.
Melalui forum semacam ini, WAZIN mendorong lahirnya kesadaran bersama bahwa perempuan memiliki posisi strategis dalam pendidikan keluarga, penguatan masyarakat, serta kesinambungan dakwah di tengah perubahan sosial.
Selain memperkuat ukhuwah, kegiatan ini mencerminkan komitmen WAZIN untuk terus menghadirkan forum pembinaan yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga substantif.
Dialog keperempuanan dipandang penting sebagai media membangun kesadaran, kepemimpinan, dan solidaritas di kalangan perempuan Muslimah agar lebih siap menjawab tantangan zaman.
Dengan terselenggaranya kegiatan tersebut, WAZIN Jawa Tengah berharap jejaring perempuan yang terbangun dapat menjadi modal sosial untuk kerja-kerja organisasi ke depan. Silaturahmi dan dialog ini sekaligus menegaskan bahwa penguatan peran perempuan tidak hanya penting di ruang domestik, tetapi juga dalam ruang publik, organisasi, dan pemberdayaan masyarakat.(*)
(lam)