Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Selasa, 12 Mei 2026
home wisata halal detail berita

Allianz Indonesia: Flight Delay Jadi Risiko Perjalanan Paling Banyak Dialami Traveler Indonesia

nabil Selasa, 12 Mei 2026 - 10:58 WIB
Allianz Indonesia: Flight Delay Jadi Risiko Perjalanan Paling Banyak Dialami Traveler Indonesia
LANGIT7.ID-Jakarta; Perjalanan udara masih menjadi sumber gangguan terbesar yang dialami traveler Indonesia. Data internal Allianz Indonesia dalam satu tahun terakhir menunjukkan keterlambatan penerbangan atau flight delay menjadi risiko perjalanan yang paling sering memicu klaim, dengan porsi mencapai 57 persen dari total klaim perjalanan.

Temuan ini muncul di tengah meningkatnya mobilitas masyarakat Indonesia, terutama saat periode libur panjang yang mendorong lonjakan aktivitas perjalanan domestik maupun internasional. Bandara yang lebih padat, antrean check-in yang mengular, hingga jadwal penerbangan yang lebih dinamis menjadi kondisi yang umum terjadi selama musim puncak perjalanan.

Direktur & Chief Technical Officer Allianz Utama Indonesia Ignatius Hendrawan mengatakan, lonjakan perjalanan pada periode libur panjang bukan sekadar tren musiman, melainkan mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mobile.

“Lonjakan perjalanan pada periode libur panjang bukan sekadar tren musiman, tetapi mencerminkan perubahan gaya hidup masyarakat yang semakin mobile. Namun di balik itu, risiko perjalanan juga menjadi semakin kompleks dan tidak bisa lagi dianggap sebagai hal sepele. Data kami menunjukkan bahwa gangguan seperti keterlambatan penerbangan dan masalah bagasi masih mendominasi. Ini menjadi pengingat bahwa perencanaan perjalanan yang baik perlu dilengkapi perlindungan perjalanan sejak awal,” ujar Ignatius Hendrawan dalam keterangannya, Selasa (12/5/2026).

Selain keterlambatan penerbangan, Allianz mencatat kehilangan bagasi dan kerusakan bagasi menyumbang 20 persen dari total klaim perjalanan. Sementara itu, biaya medis dan/atau biaya terkait medis di luar negeri akibat sakit atau kecelakaan mencapai 11 persen.

Pada periode peak season, gangguan operasional seperti keterlambatan penerbangan dan mishandled baggage menjadi persoalan yang paling sering terjadi di bandara dengan trafik tinggi. Dalam sejumlah kasus, traveler harus menghadapi keterlambatan berjam-jam atau tiba di destinasi tanpa bagasi, yang berpotensi mengganggu keseluruhan rencana perjalanan.

Meski begitu, Allianz menilai banyak traveler masih belum sepenuhnya siap menghadapi risiko perjalanan. Di tengah meningkatnya minat traveling, terutama di kalangan usia produktif, banyak orang sudah merencanakan itinerary secara detail, tetapi belum mengantisipasi kemungkinan gangguan yang bisa terjadi selama perjalanan.

Untuk mengurangi risiko gangguan perjalanan, traveler disarankan memilih jadwal penerbangan lebih awal, menyiapkan buffer waktu untuk penerbangan lanjutan, serta rutin memantau pembaruan dari maskapai.

Selain itu, traveler juga perlu mengantisipasi risiko bagasi tertukar, tertinggal, atau terlambat tiba dengan menggunakan koper yang mudah dikenali, memberi label identitas yang jelas, memotret bagasi sebelum check-in, dan menyimpan barang penting di kabin.

Di luar persoalan penerbangan, gangguan kesehatan saat bepergian juga menjadi hal yang perlu diantisipasi. Perubahan cuaca, kelelahan, hingga makanan yang tidak cocok dapat memicu gangguan kesehatan tertentu. Traveler disarankan membawa obat pribadi, menjaga kondisi tubuh sebelum perjalanan, dan memahami akses fasilitas kesehatan di destinasi tujuan.

Perubahan itinerary mendadak akibat cuaca, kondisi operasional, atau faktor eksternal lainnya juga disebut sebagai salah satu risiko yang kerap mengganggu perjalanan, terutama untuk agenda liburan singkat.

Menurut Allianz, perlindungan perjalanan kini mulai menjadi salah satu aspek yang dipertimbangkan traveler, seiring meningkatnya risiko mobilitas. Salah satu produk yang ditawarkan adalah Allianz TravelPro, yang memberikan perlindungan atas pembatalan dan perubahan perjalanan, keterlambatan perjalanan dan keterlambatan bagasi dengan minimal empat jam keterlambatan, hingga kerusakan dan kehilangan bagasi, serta dilengkapi layanan emergency assistance 24 jam.

“Traveling seharusnya menjadi momen yang menyenangkan. Untuk itu proteksi perjalanan bukan hanya menjadi opsi tambahan, tetapi harus menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap rencana perjalanan. Kesiapan menghadapi risiko akan memberikan peace of mind dan pengalaman perjalanan yang menyenangkan sehingga tujuan traveling tercapai,” tutup Ignatius Hendrawan.

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Selasa 12 Mei 2026
Imsak
04:25
Shubuh
04:35
Dhuhur
11:53
Ashar
15:13
Maghrib
17:48
Isya
18:59
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)