LANGIT7.ID-Starsbourg, Jerman; Petenis cantik asal Inggris, Emma Raducanu sebenarnya ada apa? Kok permainannya terus menurun. Padahal penampilannya di setiap tournamen selalu ditunggu karena kehadirannya membawa pengaruh besar terhadap animo penonton. Selain itu, kehadirannya juga membuat brand brand tertarik untuk terlibat dalam kontribusi sponsor event. Seperti halnya hadirnya si cantik lainnya, petenis peringkat 2 dunia, Elena Rybakina juga memberi warna keren tidaknya tournamen. Bagi si cantik Raducanu, penampilannya di Starsbourg open ini tentu sangat mengecewakan.
Kalah dalam pertandingan pertama setelah dua bulan absen, petenis Inggris ini alami comeback yang buruk. Bagaimana tidak. Si cantik Emma Raducanu mengalami kekalahan dua set langsung dari Diane Parry saat kembali bertanding di Strasbourg. Petenis muda asal Inggris ini memainkan pertandingan pertamanya setelah dua bulan absen akibat sakit pasca-infeksi virus. Ia terpaksa melewatkan turnamen di Miami, Linz, Madrid, dan Roma sebelum berangkat ke Prancis untuk mematangkan persiapan menjelang Prancis Terbuka.
Tentu tidak mudah bagi si cantik Raducanu untuk langsung menemukan performa terbaiknya, dan ia tidak mampu mengalahkan Parry meskipun menunjukkan beberapa tanda positif sepanjang pertandingan. Kedua pemain sebenarnya tidak terpaut jauh, tetapi ketangguhan Parry menjadi penentu saat ia mampu bangkit dari ketertinggalan di kedua set untuk menang 6-4, 7-6 dan melaju ke babak berikutnya.
Si cantik Raducanu memulai pertandingan dengan menjanjikan, dua kali mempertahankan servis dengan meyakinkan, dan hampir mematahkan servis Parry di kesempatan pertama.
Ia nyaris memberikan pukulan awal saat terjadinya deuce panjang di gim kedua, namun Parry akhirnya berhasil melewati tekanan tersebut.
Keduanya kemudian saling mempertahankan servis, dengan persaingan ketat di tahap awal pertandingan.
Si cantik Raducanu menunjukkan kecepatan luar biasa dengan sejumlah pengembalian yang impresif, dan akhirnya berhasil mematahkan servis di gim keenam untuk unggul 4-2.
Namun, keunggulan itu tidak bertahan lama karena Parry langsung membalas mematahkan servis Raducanu. Sejak saat itu, Parry mendapatkan momentum dan memenangkan dua gim berikutnya untuk memimpin untuk pertama kalinya dalam pertandingan ini.
Satu kali patahan servis lagi yang diperoleh dengan susah payah membuat petenis Prancis itu merebut set pertama, selangkah lagi menuju kemenangan dan meninggalkan si cantik Raducanu dengan pekerjaan rumah yang banyak.
Petenis mantan juara AS Terbuka ini mempertahankan servis di awal set kedua, tetapi kembali terancam patahan servis di gim ketiga.
Namun, ia bertahan dengan gigih, beberapa kali menangkis tekanan di deuce sebelum memenangkan tiga poin beruntun untuk tetap bertahan dalam pertandingan.
Patahan servis yang sangat dibutuhkan akhirnya datang di gim kelima saat si cantik Raducanu unggul 4-2, merebut poin penentu dengan drop shot yang impresif, tetapi Parry langsung membalasnya lagi.
Pada titik inilah si cantik Raducanu hancur di set pertama, dan sayangnya bagi petenis Inggris itu, kejadian serupa terulang: Parry mempertahankan servis sebelum kembali mematahkan servis Raducanu untuk unggul 5-4 dan hanya berjarak satu gim dari kemenangan.
Parry hanya perlu mempertahankan servis sekali lagi, tetapi si cantik Raducanu tampil apik di bawah tekanan untuk mematahkan servis lawan, menunda kemenangan cepat Parry dan memaksanya bekerja lebih keras.
Kemudian, di gim sengit lainnya, petenis Inggris itu berhasil mematahkan servis untuk kedua kalinya secara berturut-turut dan memaksa tiebreak di akhir set.
Namun, ia tidak mampu mempertahankan performa itu di bawah tekanan berikutnya, karena Parry tampil trengginas dan meraih kemenangan keras setelah dua jam 25 menit pertarungan.
Sementara itu, Internationaux de Strasbourg 2026 (WTA 500) menawarkan total hadiah uang sebesar Rp21,36 Miliar (€1.049.083 / $1.206.446), meningkat 13,33% dibandingkan tahun 2025. Juara turnamen akan membawa pulang **Rp3,32 Miliar** (€161.310 / $185.507), naik 15,49% dari juara tahun sebelumnya.
Rincian Hadiah Uang Tunggal (perkiraan):
· Juara: Rp3,32 Miliar (€161.310 / $185.507)
· Runner-up: Rp2,05 Miliar (€99.565 / $114.500)
· Semifinalis: Rp1,18 Miliar (€57.395 / $66.004)
· Perempat finalis: Rp627 Juta (€30.495 / $35.000)
· Babak Kedua: Rp323 Juta (€15.690 / $18.354)
· Babak Pertama: Rp232 Juta (€11.309 / $13.005)
.(*/saf/dailyexpress)
(lam)