LANGIT7.ID-Bersyukur itu mudah saat hidup sedang baik. Saat rezeki lancar, tubuh sehat, dan urusan terasa ringan. Namun syukur yang sebenarnya diuji ketika hidup tidak berjalan sesuai keinginan.
Saat masalah datang, hati sering lebih fokus pada apa yang hilang daripada apa yang masih dimiliki. Padahal, di tengah kesulitan pun Allah masih menitipkan banyak nikmat yang sering luput disadari. Masih bisa bernapas, masih diberi kesempatan hidup, masih memiliki keluarga, masih bisa berdoa dan sujud kepada Allah - semua itu adalah nikmat besar.
Bersyukur bukan berarti menutup mata dari kesedihan. Tetapi memilih untuk tetap melihat kebaikan Allah di tengah keadaan yang tidak mudah.
Orang yang bersyukur hatinya lebih tenang. Karena ia tidak terus membandingkan hidupnya dengan orang lain, dan tidak hanya terpaku pada kekurangan.
Allah berjanji, jika hamba-Nya bersyukur, maka nikmat akan ditambah.
Kadang yang membuat hidup terasa sempit bukan karena kurang nikmat, tetapi karena kurang syukur. Maka belajarlah bersyukur dalam setiap keadaan. Karena hati yang pandai bersyukur akan lebih kuat menghadapi kehidupan. (*/saf/ Komunitas QM)
(lam)