LANGIT7.ID-Banyak kegelisahan muncul karena hati terlalu sibuk memikirkan dunia. Takut kehilangan, takut gagal, takut tidak mendapatkan apa yang diinginkan. Akhirnya hidup terasa sempit dan melelahkan.
Padahal, dunia memang tempat yang tidak pernah benar-benar tenang. Selalu ada masalah, perubahan, dan hal yang tidak sesuai harapan. Karena itu, Allah mengingatkan manusia agar tidak hanya fokus pada dunia, tetapi juga mengingat akhirat.
Saat seseorang mengingat akhirat, cara pandangnya berubah. Masalah dunia tidak lagi terasa sebesar sebelumnya. *Kekecewaan tidak terlalu menghancurkan, dan keberhasilan tidak terlalu membuat sombong.*
Ia sadar bahwa hidup di dunia hanya sementara. Mengingat akhirat bukan membuat seseorang lemah menjalani hidup, tetapi membuat hati lebih bijak dalam menempatkan dunia. Yang dikejar bukan hanya kenyamanan sesaat, tetapi keselamatan yang lebih abadi.
Rasulullah ﷺ mengajarkan untuk memperbanyak mengingat pemutus segala kenikmatan, yaitu kematian. Agar hati tidak terlena dan hidup tetap terarah. Maka jangan biarkan hati terlalu tenggelam dalam urusan dunia.
Karena saat akhirat sering diingat, hati akan lebih tenang, langkah lebih hati-hati, dan hidup terasa lebih bermakna.
(*/saf/Komunitas QM)
(lam)