LANGIT7.ID, Jakarta - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) meminta masyarakat mewaspadai fenomena La Nina yang bakal terjadi pada November-Februari Mendatang.
Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan imbas La Nina, wilayah Indonesia akan terjadi hujan deras dengan intensitas sedang hingga tinggi.
"La Nina diperkirakan akan masuk pada November hingga Februari dengan intensitas lemah hingga moderat," ujar Dwikorita dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (19/10).
Baca juga:
Benarkah Ada Gelombang Panas di Indonesia?Menurut Dwikorita, pada pemantauan suhu muka laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, telah terjadi anomali suhu muka air laut, nilai anomali tersebut lalu dibandingkan antara samudera pasifik bagian tengah dan timur dengan wilayah perairan Indonesia.
Bahkan nilai anomali tersebut sudah melewati ambang batas La Nina dimana ambang batas La Nila adalah -0,5 namun saat ini sudah mencapai -0,6.
BMKG memprediksi La Nina tahun ini akan memiliki dampak yang relatif sama dengan tahun sebelumnya, dengan diikuti berbagai bencana hidrometeorologi secara tak tentu di sejumlah wilayah yang terdampak.
BMKG meminta agar wilayah yang rawan bencana hidrometeorologi seperti longsor, banjir bandang, hingga angin puting beliung untuk lebih waspada.
(sof)