LANGIT7.ID-Jakarta; Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengingatkan publik untuk meningkatkan kewaspadaan. Lembaga ini memproyeksikan adanya cuaca ekstrem yang berpotensi melanda 29 daerah di Tanah Air pada Rabu (20/8/2025).
Meski sebagian besar wilayah saat ini masih berada dalam musim kemarau, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang diperkirakan akan muncul di sejumlah titik. Situasi ini dipengaruhi oleh dinamika atmosfer yang sedang aktif, termasuk fase ketiga Madden-Julian Oscillation (MJO), kehadiran gelombang atmosfer Mixed-Rossby Gravity dan Gelombang Kelvin, serta anomali positif Outgoing Longwave Radiation (OLR) yang mengindikasikan peningkatan aktivitas konvektif di wilayah barat Indonesia.
Wilayah yang TerdampakMenurut rilis resmi BMKG, hujan lebat hingga sangat lebat diperkirakan akan terjadi di Jawa Tengah, Maluku Utara, dan Papua Barat Daya. Angin kencang kemungkinan besar melanda Maluku serta Nusa Tenggara Timur.
Sementara itu, hujan dengan kategori sedang hingga lebat diprediksi mengguyur Aceh, Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Gorontalo, Kepulauan Bangka Belitung, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, Maluku, Papua, Papua Tengah, serta Papua Barat.
Imbauan BMKGBMKG mengingatkan bahwa potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, dan genangan air bisa saja terjadi. Gangguan terhadap transportasi darat, laut, hingga udara pun perlu diantisipasi sejak dini.
Pemerintah daerah dan masyarakat luas diminta mengambil langkah pencegahan, mulai dari menjaga kebersihan saluran air, menyiapkan langkah darurat, hingga rajin memantau pembaruan prakiraan cuaca dari kanal resmi InfoBMKG maupun media sosial lembaga tersebut.
BMKG menekankan, kesiapsiagaan menghadapi perubahan cuaca mendadak merupakan hal penting agar aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan risiko kerugian dapat ditekan seminimal mungkin.
(lam)