Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Kamis, 11 Juni 2026
home global news detail berita

BEM UI dan Sejumlah Perguruan Tinggi Gelar Demo di Bundaran HI, Sampaikan 5 Tuntutan

sururi al faruq Kamis, 11 Juni 2026 - 19:12 WIB
BEM UI dan Sejumlah Perguruan Tinggi Gelar Demo di Bundaran HI, Sampaikan 5 Tuntutan
LANGIT7.ID-Jakarta; Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) serta sejumlah perguruan tinggi lainnya menggelar aksi demonstrasi di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Kamis (12/6/2026).

Aksi yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini diperkirakan diikuti sekitar 1.500 orang dari berbagai fakultas di lingkungan UI. Selain itu, sejumlah BEM dari perguruan tinggi lain seperti BEM IPB University, BEM Universitas Pancasila, dan BEM Universitas Gunadharma juga turut bergabung dalam aksi kali ini.


Ketua BEM UI Sampaikan Pernyataan Tegas


Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) UI, Yatalathof Ma'shum Imawan, dalam keterangannya sebelum aksi menegaskan bahwa demonstrasi ini merupakan bentuk keprihatinan terhadap kondisi ekonomi yang tidak sejalan dengan berbagai klaim pertumbuhan yang disampaikan pemerintah.

"Kenyataan yang kita hadapi sekarang adalah ekonomi hanya tumbuh di atas kertas, tapi di meja makan rakyat tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak," ujar Yatalathof dengan tegas.

Ia juga menekankan bahwa aksi ini murni dorongan dari rakyat yang merasa dirugikan, bukan didasari perbedaan pandangan politik semata.

"Ini bukan soal perbedaan politik. Ini soal siapa yang benar-benar dirugikan, dan jawabannya adalah kita semua sebagai rakyat yang dirugikan. Keadilan harus dijemput rakyat," tegasnya.

Yatalathof mengaku mahasiswa selama ini telah berupaya menyampaikan kritik melalui berbagai cara, termasuk kajian dan penyampaian data. Namun, pemerintah dinilai tidak memberikan respons yang memadai.

"Kami memandang memberi kesempatan dan waktu sudah terlalu lama kita coba. Karena kritik lewat data juga sudah disampaikan dan selalu diabaikan," ujarnya.

Sementara itu, Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo, yang turut terlibat dalam koordinasi aksi, menyatakan bahwa seluruh rangkaian tuntutan telah dirangkum berdasarkan konsolidasi BEM seluruh fakultas di UI, dengan melibatkan perwakilan dari UPN Veteran Jakarta dan IPB University dalam proses perumusannya.

"Kami prinsipnya terbuka untuk seluruh masyarakat yang ingin bergabung dalam aksi ini. Tidak menutup atau memberikan batasan. Di samping itu, kita tidak tergabung atau terafiliasi dengan massa mana pun," ujar Dimas.


Lima Tuntutan yang Disuarakan


Dalam aksi yang mengusung tajuk keprihatinan terhadap kondisi nasional ini, mahasiswa menyuarakan lima tuntutan utama kepada pemerintah:

1. Hentikan Pemborosan APBN
Mahasiswa menilai Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) saat ini tidak efisien dan tidak tepat sasaran, dengan banyak pengeluaran negara yang dinilai kurang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

2. Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
Kenaikan harga kebutuhan pokok serta BBM dinilai semakin menekan daya beli masyarakat. Seperti diketahui, Pertamina Patra Niaga menaikkan harga BBM Pertamax dari Rp12.300 menjadi Rp16.250 per liter, berlaku mulai Rabu (10/6/2026).

3. Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
Program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini mendapat sorotan tajam setelah terungkapnya kasus dugaan korupsi yang melibatkan mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Sementara program Koperasi Desa Merah Putih dinilai memangkas anggaran dana desa.

4. Hentikan Militerisme di Ranah Sipil
Mahasiswa menyuarakan kekhawatiran terhadap semakin meluasnya keterlibatan unsur militer dalam bidang-bidang yang secara tradisional merupakan wilayah sipil, seperti birokrasi, pemerintahan, dan pendidikan.

5. Presiden Prabowo Akui Kesalahan Pemerintah dan Berhenti Mengelak
Tuntutan kelima ini menyoroti sikap pemerintah yang dinilai belum secara terbuka mengakui dan bertanggung jawab atas berbagai permasalahan ekonomi dan kebijakan publik yang terjadi belakangan ini.

Sebelum aksi digelar, akun Instagram resmi @bemui_official juga telah mengeluarkan seruan melalui unggahan video: "Halo UI dan Indonesia! Sudah hampir 2 tahun memporak-porandakan negara. Rupiah naik diremehkan, HAM tidak dihiraukan, program tidak jelas dilanjutkan. Mari, kita turun dan gunakan hak kita sebagai rakyat!"

Pantauan di lokasi menunjukkan massa aksi dengan pakaian serba hitam dan jaket almamater kuning memadati kawasan Bundaran HI. Personel kepolisian tampak berjaga di sekitar lokasi untuk memastikan jalannya aksi tetap kondusif.(*/saf)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Kamis 11 Juni 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:17
Maghrib
17:49
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)