Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka bertandang ke Batang, Jawa Tengah menemui orangtua siswa yang anaknya mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia meminta maaf dan berjanji akan mencarikan solusi terbaik.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengunjungi para korban keracunan program MBG di Karo, Sumatera Utara. Ia meminta orangtua korban, tidak terburu-buru mengirim anaknya kembali ke sekolah apabila belum fit, dan menyarankan membawa bekal dari rumah.
Kepala BGN Sudaryono mengatakan, secara keseluruhan program MBG sebenarnya tidak ada masalah. Sorotan yang bersifat negatif terhadap MBG hanyalah ramai di media sosial (medsos) saja. Ditambah guru, murid, wartawan dan pihak lainnya yang bersuara di medsos.
Keracunan MBG kembali terjadi dan memicu sorotan. Prof Bambang Setiaji mengusulkan dapur lebih kecil, makanan hangat, serta pengawasan ketat untuk cegah kasus berulang.
Anggaran Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali berpotensi dipangkas hingga di bawah Rp200 triliun! Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap peluang efisiensi setelah anggaran MBG turun dari Rp330 triliun menjadi Rp240 triliun.
Pernyataan KH Ahmad Mudhoffar yang menyatakan bahwa menerima Makan Bergizi Gratis (MBG) hukumnya haram menjadi viral, menyusul insiden yang menimpa ratusan santri di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam Sidoarjo.
SPPG Kalitengah di Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo, Jawa Timur merupakan penyedia menu Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk Pondok Pesantren Manba'ul Hikam Sidoarjo, dimana diduga ratusan santrinya mengalami keracunan usai menyantap makanan.
Korban yang diduga keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur terus bertambah dan kini mencapai 566 orang. Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap penyebab keracunan.
Kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) sejak awal program berjalan hingga kini, masih terus marak terjadi. Selain pengawasan, payung hukum berperan penting agar program MBG bisa berjalan aman.
Bupati Sidoarjo, Subandi memastikan tidak ada korban meninggal dunia dalam kasus keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menimpa ratusan santri dan santriwati di Pondok Pesantren Manba'ul Hikam, Sidoarjo.