LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Kanada harus membayar mahal kegagalan memanfaatkan peluang terbaik mereka di babak pertama. Saat mulai menemukan ritme permainan dan menguasai jalannya pertandingan, tuan rumah justru tertinggal 0-1 dari Bosnia dan Herzegovina hingga turun minum.
Bermain di hadapan pendukung sendiri di Toronto Stadium, Kanada sebenarnya memulai laga dengan intensitas tinggi. Sejumlah lemparan jauh dan situasi bola mati terus diarahkan ke area pertahanan Bosnia, meski belum mampu menghasilkan ancaman serius pada menit-menit awal.
Sebaliknya, Bosnia sempat lebih dulu memberikan peringatan melalui beberapa situasi tendangan bebas. Namun setelah fase awal pertandingan yang berjalan cukup gugup dan penuh kesalahan umpan, Kanada mulai mengambil alih kendali permainan.
Momentum tersebut terlihat jelas memasuki pertengahan babak pertama. Permainan tim asuhan Jesse Marsch mulai mengalir lebih baik dengan kombinasi serangan yang melibatkan Ismaël Koné, Richie Laryea, Jacob Shaffelburg Millar, hingga Jonathan David.
Baca juga: Gol Perdana Lukic Bawa Bosnia Unggul atas Kanada di Babak PertamaPeluang terbaik Kanada datang pada menit ke-17.
Serangan dibangun melalui umpan terobosan Koné yang membelah pertahanan Bosnia. Bola kemudian bergerak ke area berbahaya hingga akhirnya jatuh ke kaki Jonathan David di dalam kotak penalti.
Dalam posisi yang cukup ideal untuk mencetak gol, penyerang andalan Kanada itu memilih melepaskan tembakan pertama. Namun peluang emas tersebut berakhir mengecewakan karena bola mengarah tepat ke pelukan kiper Nikola Vasilj.
Momen itu menjadi titik balik yang disesali Kanada.
Saat tuan rumah gagal memanfaatkan kesempatan emas tersebut, Bosnia justru mampu menghukum mereka beberapa menit kemudian.
Pada menit ke-21, Bosnia memanfaatkan sepak pojok untuk memecah kebuntuan. Bola yang diarahkan ke tiang dekat diteruskan ke depan gawang sebelum diselesaikan Lukic menjadi gol. Kanada pun tertinggal 0-1 meski sebelumnya mulai menunjukkan dominasi permainan.
Gol tersebut membuat Kanada semakin agresif dalam menyerang.
Jonathan David kembali menjadi pusat serangan pada menit ke-28 ketika menerima umpan di dalam kotak penalti. Ia mencoba membuka ruang untuk melepaskan tembakan kaki kiri, tetapi usaha tersebut berhasil diblok lini belakang Bosnia.
Dua menit kemudian, David kembali berperan penting dengan memenangkan tendangan bebas di sisi kiri lapangan. Namun kesempatan itu kembali gagal dimaksimalkan Kanada.
Tekanan terus berlanjut sepanjang sisa babak pertama. Kanada lebih banyak menguasai wilayah permainan dan berkali-kali mendapatkan sepak pojok. Millar dan Tajon Buchanan aktif mengirim bola ke area pertahanan Bosnia, tetapi tidak satu pun mampu menghasilkan gol penyeimbang.
Peluang besar lainnya datang pada menit ke-32 melalui Tani Oluwaseyi. Penyerang Kanada itu berhasil menciptakan ruang tembak di dalam kotak penalti setelah memenangkan duel fisik dengan bek lawan. Namun tembakan kaki kirinya justru melambung tinggi saat berada dalam posisi menjanjikan.
Kanada semakin meningkatkan tekanan menjelang turun minum. Buchanan beberapa kali merepotkan pertahanan Bosnia dari sisi kanan, sementara serangkaian sepak pojok terus mengalir untuk tuan rumah.
Meski demikian, efektivitas menjadi masalah utama Kanada sepanjang 45 menit pertama. Banyaknya tekanan dan peluang yang tercipta gagal dikonversi menjadi gol.
Pada masa injury time, Kanada kembali memperoleh kesempatan melalui situasi lemparan jauh. Bola sempat menciptakan kemelut di depan gawang Bosnia sebelum Johnston melepaskan tembakan keras. Namun upaya tersebut berhasil diblok pemain bertahan lawan. Dari sepak pojok yang menyusul, sundulan Cornelius juga masih melebar dari sasaran.
Hingga wasit meniup peluit akhir babak pertama, Kanada belum mampu menemukan jalan untuk menembus pertahanan Bosnia. Peluang emas Jonathan David pada menit ke-17 menjadi salah satu momen yang paling disesali, terutama karena beberapa menit setelahnya Bosnia berhasil mencuri gol dan membawa keunggulan 1-0 ke ruang ganti.
Skor sementara: Kanada 0-1 Bosnia dan Herzegovina.
(lam)