LANGIT7.ID-, Jakarta - - Dua hari penuh inspirasi dan keindahan dalam Jakarta International Flower Festival (JIFF) 2026, sebuah acara akbar yang menjadi panggung kolaborasi internasional. Menghadirkan parade bunga, pameran, seminar, workshop, dan berbagai pengalaman kreatif yang mempertemukan komunitas, industri, dari berbagai negara.
JIFF 2026 mengambil tema "Jakarta's 5th Century: Unity in Diversity, Innovation, and Co-Creating the Intelligent Society for the Nation's Future". Merupakan festival bunga internasional yang menghadirkan kolaborasi antara pelaku industri, akademisi, komunitas, dan mitra global untuk merayakan keindahan bunga, budaya, dan inovasi.
Acara berlangsung pada 14-15 Juni 2026. Hari pertama dimulai pukul 13.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB di Pasar Bunga Rawa Belong dan Binus Kemanggisan, Anggrek Campus, Jakarta.
Sementara hari kedua, 15 Juni 2026 berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga 15.00 WIB di Binus Senayan, JWC Campus, Jl Hang Lekir I No. 6, Senayan, Jakarta Selatan.
Baca juga: Komunitas Florist Indonesia, Bersama Merangkai Bunga Sekaligus Belajar BerbisnisFestival ini menghadirkan pameran bunga internasional, forum bisnis, serta berbagai aktivitas publik seperti walking tour dan parade bunga.
Selain itu, akan diluncurkan platform digital RaBeLO 2.0 untuk mendukung perdagangan bunga berbasis teknologi dan memperluas akses pasar global.
Acara ini bertujuan untuk mengangkat kembali Pasar Bunga Rawa Belong sebagai pusat florikultura Asia Tenggara, sekaligus memperkuat posisi Jakarta di tingkat global.
Diharapkan dengan adanya JIFF mampu mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan omzet UMKM, peluang ekspor, dan penciptaan lapangan kerja. Di sisi lain, festival juga berperan dalam revitalisasi sosial-budaya, penguatan identitas komunitas, serta diplomasi budaya internasional.
Baca juga: Tiga Artis Ini Kembangkan Bisnis FlorikulturaTak hanya itu, kolaborasi dengan institusi pendidikan menjadikan acara ini sebagai ruang pembelajaran dan inovasi, sekaligus mempercepat transformasi digital sektor florikultura.
Secara keseluruhan, festival ini menjadi langkah strategis untuk meningkatkan visibilitas Jakarta dan menjadikan Rawa Belong sebagai ikon florikultura berkelas dunia.
(lsi)