LANGIT7.ID-Jakarta; Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, menerima audiensi tokoh nasional, Muhammad Feisal Tamin, di Kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta. Pertemuan tersebut membahas berbagai isu strategis terkait pelestarian warisan budaya, penguatan kelembagaan kebudayaan, serta pentingnya membangun budaya kerja yang berlandaskan integritas dan profesionalisme.
Pada kesempatan tersebut, Menbud menyampaikan sejumlah upaya pelestarian budaya di Sumbawa, tanah kelahiran Feisal Tamin. Menbud menyinggung revitalisasi kawasan Istana Dalam Loka serta kekayaan warisan budaya lainnya, termasuk temuan sarkofagus dan berbagai situs kubur batu yang memiliki nilai penting bagi sejarah dan peradaban Nusantara. “Sumbawa punya aset budaya yang luar biasa,” apresiasi Menbud Fadli dalam keterangannya, Rabu (17/6/2026).
Mengamini hal tersebut, Feisal Tamin menyampaikan apresiasinya atas perhatian dan komitmen Menteri Kebudayaan dalam memajukan sektor kebudayaan. Ia menilai kehadiran Kementerian Kebudayaan sebagai kementerian tersendiri merupakan langkah strategis yang makin menegaskan posisi kebudayaan sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Feisal Tamin juga menekankan pentingnya membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, profesionalitas, dan rasa tanggung jawab di lingkungan birokrasi. Menurutnya, nilai-nilai tersebut perlu terus diperkuat melalui kesadaran untuk menjaga amanah jabatan dan membangun budaya malu terhadap berbagai bentuk pelanggaran disiplin maupun penyimpangan perilaku.
Lebih lanjut, Feisal Tamin menyampaikan keyakinannya bahwa kebudayaan Indonesia saat ini berada pada jalur yang tepat dengan dukungan kelembagaan yang semakin kuat serta kepemimpinan yang memiliki perhatian dan kecintaan terhadap kebudayaan. Ia berharap berbagai upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan dapat terus diperkuat demi mendukung terwujudnya Indonesia yang berkarakter dan berlandaskan nilai-nilai kebangsaan.
Turut hadir mendampingi Menteri Kebudayaan yakni Direktur Sejarah dan Permuseuman Agus Mulyana; Sekretaris Direktorat Jenderal Pelindungan Kebudayaan dan Tradisi, Lita Rahmiati; serta Sekretaris Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Judi Wahjudin.
Pertemuan tersebut merupakan bagian dari upaya Kementerian Kebudayaan untuk terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam menjaga, melestarikan, dan memajukan kebudayaan Indonesia sebagai fondasi pembangunan nasional.
(lam)