LANGIT7.ID-, Jakarta - - Program Women's Space Mentorship Bootcamp yang diinisiasi ParagonCorp bersama APDC Indonesia telah menyeleksi 3.894 pendaftar dari berbagai daerah di Indonesia. Dalam kurun waktu dua minggu dan melalui proses seleksi, terpilih 60 peserta terbaik untuk mengikuti program tersebut.
Peserta yang terpilih berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari entrepreneur, penggerak organisasi sosial dan NGO, hingga profesional lintas sektor. Rentang usia berkisar 25-38 tahun dengan rata-rata usia 30 tahun.
Nantinya mereka akan menjalani berbagai rangkaian masterclass dan mentorship intensif dan dijamin akan mendapatkan ruang belajar yang aman (safe space), jejaring yang suportif, serta pendampingan langsung dari para perempuan pemimpin yang telah berpengalaman di bidangnya.
"Perempuan sering kali menjalani banyak peran dalam kehidupannya sebagai profesional, pengusaha, penggerak komunitas, maupun bagian dari keluarga. Di tengah berbagai tanggung jawab tersebut, tidak selalu mudah untuk menyediakan ruang bagi diri sendiri untuk belajar dan bertumbuh," kata Deputy CEO ParagonCorp, Sari Chairunnisa dalam keterangannya, Rabu (24/6/2026).
Melalui Women's Space Mentorship Program, lanjutnya, ParagonCorp ingin menghadirkan ruang yang aman dan suportif agar perempuan dapat mengenali potensinya, memperkuat kapasitas kepemimpinannya, serta berani melangkah lebih jauh dalam menciptakan dampak bagi lingkungan sekitarnya.
Baca juga: Kolaborasi FMIPA ITB & ParagonCorp, Sinergikan Dunia Pendidikan dan IndustriLebih dari sekadar pelatihan, Women's Space Mentorship Program dirancang sebagai proses inkubasi kepemimpinan yang membantu peserta memahami potensi diri. Tak hanya itu, program ini juga diharapkan mampu memperkuat kemampuan komunikasi dan storytelling, mengembangkan kapasitas memimpin tim, serta membangun fondasi literasi keuangan yang mendukung keberlanjutan karier, usaha, maupun kontribusi sosial mereka.
![60 Peserta Berhasil Lolos Seleksi Program Kepemimpinan Perempuan di Women's Space Mentorship]()
Setelah mengikuti masterclass, peserta akan dibagi ke dalam tiga kelompok mentorship berdasarkan bidang kontribusi masing-masing, yaitu Entrepreneur, Socio Entrepreneur/NGO, dan Professional Across Sectors.
Pendekatan tersebut memungkinkan setiap peserta memperoleh pendampingan yang lebih relevan dengan tantangan dan peluang yang mereka hadapi dalam perjalanan kepemimpinannya.
Dengan demikian, Women's Space berharap dapat membangun ekosistem perempuan yang saling mendukung, menginspirasi, dan bertumbuh bersama.
Berkolaborasi dengan APDC Indonesia sebagai mitra pelaksana program mentorship, Women's Space ingin menghadirkan lebih banyak ruang pengembangan kepemimpinan yang dapat diakses perempuan Indonesia dari berbagai latar belakang.
Baca juga: Wardah Membuka Beasiswa Program Ri'aya 2026 di Qatar Bagi Muslimah Muda IndonesiaKehadiran lebih banyak perempuan dalam posisi kepemimpinan diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi individu, tetapi juga memperkuat organisasi, komunitas, dan masyarakat secara lebih luas.
"Ketika perempuan diberi ruang yang aman untuk belajar, bermimpi, dan bertumbuh, mereka tidak hanya mengembangkan dirinya sendiri. Mereka menggerakkan keluarga, tim, organisasi, dan komunitas di sekitarnya," tutup Sari.
(lsi)