LANGIT7.ID-London; Jannik Sinner dan Novak Djokovic akan segera mengetahui jalan mereka menuju potensi pertarungan di Wimbledon, saat undian resmi dilakukan pada hari Jumat. Sementara itu, kedua bintang ini telah lebih dulu berbagi sorotan di All England Club.
Sinner dan Djokovic berlatih bersama di Lapangan No. 1 pada Kamis sore, di mana mereka melanjutkan persiapan jelang turnamen grand slam ketiga musim ini. Sesi latihan mereka mengingatkan pada semifinal Wimbledon tahun lalu, saat Sinner mengalahkan Djokovic dalam perjalanannya meraih gelar pertamanya di SW19.
Kedua pemain dijadwalkan kembali bertanding di level tur pekan depan, setelah tersingkir lebih awal di Roland Garros. Sinner menelan kekalahan mengejutkan di putaran kedua dari Juan Manuel Cerundolo, sementara petenis Brasil berusia 19 tahun, Joao Fonseca, bangkit dari ketertinggalan dua set untuk mengejutkan Djokovic di putaran ketiga.
Sinner, yang merupakan pemain peringkat No. 1 di PIF ATP Rankings, sedang mengejar gelar grand slam kelimanya. Petenis berusia 24 tahun itu sebelumnya menikmati rekor luar biasa dengan 30 kemenangan beruntun sebelum kekalahannya di Paris, setelah memenangkan seluruh lima turnamen ATP Masters 1000 musim ini dan menyelesaikan Career Golden Masters berkat kemenangannya di Roma.
Sementara itu, Djokovic membidik gelar Wimbledon kedelapan yang akan menyamai rekor sepanjang masa. Petenis asal Serbia tersebut mencapai semifinal di seluruh empat turnamen grand slam musim lalu, dan akan menyamai rekor Roger Federer sebagai pemain dengan gelar tunggal putra Wimbledon terbanyak di Era Terbuka jika ia kembali menjuarai turnamen tahun ini.
Babak utama Wimbledon akan dimulai pada Senin, 29 Juni, dan ditutup dengan final tunggal putra pada Minggu, 12 Juli.
Kedua petenis papan atas ini sama sama memiliki peluang merebut tropi grand slam dari lapangan rumput. Djokovic yang sudah berpengalaman dengan tujuh kali merebut gelar bergengsi di lapangan hijau ini, tentu lebih mudah beradaptasi dengan kondisi lapangan. Plus salah satu rival beratnya, Carlos Alcaraz juga masih absen karena proses pemulihan cedera di pergelangan tangan. Jika Djokovic berhasil memenangkan tournamen besar ini, maka ia akan menggenapi pencapaian gelar grand slamnya menjadi 25 tropi.
Bagaimana dengan Sinner? Tentu ia tidak mau terpeleset alias gagal di wimbledon ini. Salah satu yang bisa membangkitkan motivasinya untuk merebut gelar dari wimbledon ini karena rival bebuyutannya, Carlos Alcaraz tidak ikut tampil dalam kompetisi akbar ini karena cederanya belum pulih. Benarkah Sinner akan leluasa mencapai puncak final dan merebut gelar, masih belum bisa berspekulasi karena petenis generasi next gen sedang membara. Sebut saja Joao Fonseca asal Brasil, Rafael Jordan asal Spanyol, Jacob Mensik asal Ckeko, dan tentu Juan Manuel Cerundolo asal Argentina yang punya cerita tak terlupakan sukses menyingkirkan Sinner di roland garros.
(*/saf/atptour)
(lam)