alexametrics
kalender Rabu, 19 Januari 2022
home global news detail berita
Habib Salim: Islam, Ulama, dan Santri Perekat Persatuan di Tengah Kemajemukan
ahmad zuhdi Rabu, 20 Oktober 2021 - 23:05 WIB
Habib Salim: Islam, Ulama, dan Santri Perekat Persatuan di Tengah Kemajemukan
Ketua Majelis Syura PKS Habib Salim Segaf Aljufri. (Foto: PKSFoto/Donny)
LANGIT7.ID, Jakarta - - Dalam rangka peringatan Hari Santri Nasional dan Maulid Nabi Muhammad SAW, Fraksi PKS DPR kembali menggelar Lomba Baca Kitab Kuning ke-5 Tahun 2021. Acara Launching dilaksanakan dengan Webinar Nasional dengan tema Meneladani Ulama dan Santri Dalam Menghadirkan Harmoni Anak Bangsa, Rabu 20 Oktober 2021.

Ketua Majelis Syuro PKS Habib Salim Segaf Aljufri dalam arahannya mengapresiasi program unggulan Fraksi PKS DPR ini sebagai bentuk komitmen untuk memperjuangkan kepentingan umat dan menegaskan pentingnya peran ulama, santri, dan pesantren dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Baca juga: Maulid Jadi Momentum Perkuat Kepedulian dan Pembelaan Kaum Tertindas

"Lomba ini sekaligus sebagai bentuk penghormatan terhadap ilmu para ulama sebagai pewaris para nabi, serta bentuk apresiasi terhadap para santri yang giat mempelajari ilmu agama sebagai bekal pembentukan karakter bangsa. Di samping itu, lomba ini merupakan upaya untuk mengokohkan nasionalisme Indonesia yang relijius," kata Habib Salim dalam keterangannya, Rabu (20/10).

Menteri Sosial RI 2009-2014 ini menggarisbawahi pentingnya menghormati ulama dan santri karena mereka selalu hadir sepanjang sejarah Indonesia sebelum kemerdekaan, saat melawan penjajahan, pembentukan dasar dan konstitusi negara serta dalam mempertahankan kemerdekaan. Ulama selalu hadir dengan ijtihadnya yang solutif dalam setiap permasalahan yang dihadapi bangsa Indonesia.

"Islam, ulama, dan santri adalah faktor penting dari keindonesiaan. Kehadiran mereka merekat persatuan, menjaga harmoni di tengah kemajemukan, mengkohkan cinta tanah air, menjaga karakter bangsa, dan memajukan Indonesia," kata dia.

"Sejak dulu, fatsoen politik ulama dan umat Islam bercirikan kebangsaan dan wasathiyah. Maka, jangan sekali-kali melupakan sejarah "jas merah" dan jangan sekali-kali menghilangkan jasa ulama "jas hijau"," sambungnya.

Baca juga: Kiyai Maruf Amin Minta Ormas Islam Jaga Ummat dari Provokasi
(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 19 Januari 2022
Imsak
04:20
Shubuh
04:30
Dhuhur
12:07
Ashar
15:30
Maghrib
18:19
Isya
19:33
Lihat Selengkapnya
QS. Ali 'Imran:5 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
اِنَّ اللّٰهَ لَا يَخْفٰى عَلَيْهِ شَيْءٌ فِى الْاَرْضِ وَلَا فِى السَّمَاۤءِ
Bagi Allah tidak ada sesuatu pun yang tersembunyi di bumi dan di langit.