LANGIT7.ID-Jakarta; Program Air Bersih, Beasiswa Cendekia, Jaminan Sosial, hingga pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) menjadi sejumlah program yang akan disinergikan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Al Jam`iyatul Washliyah. Kolaborasi tersebut ditujukan untuk memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung percepatan pengentasan kemiskinan di Indonesia.
Rencana sinergi tersebut mengemuka dalam audiensi BAZNAS RI dan Al Jam`iyatul Washliyah yang digelar di Jakarta, Jumat (26/6/2026).
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., mengatakan, sejumlah program yang dapat disinergikan antara lain Program Jaminan Sosial BAZNAS, Air Bersih BAZNAS, Beasiswa Cendekia BAZNAS, serta program pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
"Kami memandang program-program tersebut sangat relevan dijalankan bersama Al Jam`iyatul Washliyah sebagai salah satu ormas Islam yang memiliki sejarah panjang dan jaringan yang luas di Indonesia," ujar dia dalam keterangannya, dikutip Senin (29/6/2026).
Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., menegaskan pentingnya membangun kolaborasi profesional dengan berbagai pilar umat, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam dan kelompok-kelompok strategis keagamaan.
Menurutnya, sinergi tersebut diperlukan agar pendistribusian dana zakat mampu memberikan dampak yang semakin luas bagi masyarakat.
"Terkait struktur penyaluran dana zakat di BAZNAS mengacu langsung pada delapan asnaf (golongan penerima zakat)," ujarnya.
Sodik menjelaskan, BAZNAS tidak hanya berperan sebagai lembaga penyalur bantuan (charity), tetapi juga menjadi bagian dari gerakan strategis dalam membangun ekonomi Islam yang tumbuh secara adil dan berkelanjutan.
"Pengembangan sekolah, rumah sakit, dan pesantren tetap kita teruskan, namun penguatan lembaga-lembaga ekonomi umat di lingkungan ormas juga wajib kita tingkatkan," kata Sodik.
Ia menambahkan, untuk mewujudkan hal tersebut BAZNAS membuka peluang kolaborasi melalui berbagai program unggulan yang telah berjalan. Menurutnya, program-program unggulan BAZNAS memiliki kesamaan tujuan dengan gerakan pemberdayaan yang selama ini dilakukan Al Jam`iyatul Washliyah.
Sementara itu, Ketua Al Jam"iyatul Washliyah Prof. Dr. H. Deding Ishak S.H., MH., menyampaikan apresiasi atas kiprah BAZNAS dalam mengelola dana umat serta menyatakan kesiapan Al Jam"iyatul Washliyah untuk mendukung dan bersinergi dalam mewujudkan kesejahteraan umat.
"Kami memandang BAZNAS sangat kompeten (eligible) dan tepat untuk menjadi "dirigen" utama dalam konteks pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan ekonomi umat," ujarnya.
Ia menambahkan, program-program yang dijalankan BAZNAS tidak hanya sejalan dengan nilai-nilai ajaran Islam, tetapi juga mendukung agenda pembangunan nasional.
"Apa yang dijalankan oleh BAZNAS sangat senapas dengan ajaran agama, sekaligus selaras dengan visi Presiden kita. Kami merasa bangga, insyaallah kami mendukung penuh dan siap bersinergi," ucapnya.
Audiensi tersebut turut dihadiri Ketua BAZNAS RI Dr. Ir. H. Sodik Mudjahid, M.Sc., Ketua Al Jam"iyatul Washliyah Prof. Dr. H. Deding Ishak S.H., MH., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan H. Idy Muzayyad, S.H.I., M.Si., Kepala Bagian Humas BAZNAS RI Yudhiarma MK, M.Si., Kepala Bagian Koordinasi dan Harmonisasi BAZNAS RI H. Mohd. Basit A Karim, Bendahara Umum Al Jam"iyatul Washliyah Drs. H. Rijal Naibaho, MM., Sekretaris Al Jam`iyatul Washliyah H. Muhammad Razvi Lubis, S.Sos, M.Pd., beserta jajaran kedua lembaga.
(lam)