LANGIT7.ID, Jakarta; - Pusat Dakwah Islam (Pusdai) Jawa Barat didorong untuk terus memperkuat perannya sebagai motor penggerak masyarakat melalui optimalisasi empat fungsi mendasar, yakni sebagai fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator gerakan umat.Harapan tersebut disampaikan oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI, Sodik Mudjahid, saat menghadiri peresmian Paviliun Sodik Mudjahid dan Paviliun Miftah di kompleks Pusdai Jawa Barat, Kota Bandung. Sodik, yang juga pernah menjabat sebagai Wakil Pimpinan Pusdai Jawa Barat periode pertama, menekankan pentingnya peran aktif lembaga ini dalam memajukan dakwah.Dalam sambutannya, Sodik mengenang masa-masa awal pembentukan Pusdai yang dibangun atas dasar kolaborasi erat antar-pengurus demi menjalankan fungsi-fungsi keumatan secara profesional. Ia optimistis kepemimpinan Pusdai saat ini mampu membawa organisasi ke arah yang lebih maju."Pada awal-awal pembentukan PUSDAI, dengan kesenioran Pak Miftah, ilmu Pak Miftah, hikmah Pak Miftah, dan saya yang lebih muda dengan semangat orang muda yang profesional, kita lakukan empat fungsi utama itu. Nah, mudah-mudahan sekarang juga dengan duet yang dahsyat Jujun dan Ijang semoga Pusdai lebih maju," kata Sodik dalam keterangannya, Rabu (12/8/2026).Sodik menambahkan bahwa keberhasilan menjalankan keempat fungsi tersebut menjadi fondasi utama untuk menyediakan sarana dakwah, menyelaraskan potensi gerakan, menghidupkan dinamika keumatan, hingga menghadirkan berbagai inovasi program sosial dan pendidikan. Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan fondasi yang telah dibangun untuk menjawab tantangan zaman."Tapi seperti kata Pak Miftah tadi, tentu ada kekurangan, kelemahan, dan jika ini masih relevan, masih nyambung, Prof. Jujun dan Dr Ijang, mudah-mudahan mungkin bisa dilanjutkan empat fungsi tadi: fasilitator, koordinator, dinamisator, dan inovator," lanjut Sodik.Pada kesempatan sama, Pimpinan Pusdai periode pertama, Miftah Faridl, memberikan apresiasi atas dedikasi para pendiri dan pejabat daerah yang memprakarsai berdirinya Pusdai. Ia menyampaikan pesan khusus kepada generasi muda agar terus menjaga komitmen terhadap keagamaan dan kebangsaan."Saya ingin mengajak saja kepada yang muda-muda, terus komitmen kita, kita komitmen kepada agama kita untuk terus menyebarkan agama kita, tentu komitmen kita kepada bangsa kita yang sama-sama kita cintai," ungkap Miftah.Acara peresmian ini turut dihadiri oleh sejumlah tokoh dan pejabat daerah, di antaranya Ketua DKM Pusdai Jawa Barat Jujun Junaedi, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Guna.Selain itu, hadir pula Pangdam III/Siliwangi Kosasih, Kapolda Jawa Barat Pipit Rismanto, Kepala Kanwil Kemenag Jawa Barat Dudu Rohman, Rektor UNISBA A. Harits Nu'man, serta Rektor UM Bandung Herry Suhardiyanto.
(zhd)