LANGIT7.ID-Surabaya; Menyusul keberhasilan tim robot beroda IRIS, tim robot humanoid Ichiro dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) juga sukses mengukir kembali prestasi membanggakan di kancah internasional dengan meraih penghargaan 3rd Place Best Custom Humanoid Robot pada ajang RoboCup 2026. Kompetisi robotika dan akal imitasi (AI) yang mempertemukan tim-tim robot dari berbagai negara tersebut digelar di Songdo Convensia, Incheon, Korea Selatan, beberapa waktu lalu.
RoboCup 2026 menjadi panggung persaingan bergengsi yang tercatat mempertemukan lebih dari 3.000 peserta dari 45 negara. Tim Ichiro ITS berlaga pada divisi Small League kategori Humanoid Soccer League (HSL). Pada kategori ini, sistem AI setiap robot diuji dan dituntut untuk mampu bergerak, mengenali bola, serta menentukan posisi di lapangan tanpa ada intervensi manusia.
Ketua Tim Ichiro ITS Oktab Bahar Rahmadani menuturkan bahwa gelar juara ketiga ini diraih berkat keunggulan tim dalam melakukan riset dari sisi mekanikal, elektrikal, hingga perangkat lunak. Gelar yang diraih ini membuktikan bahwa riset buatan mahasiswa mampu bersaing dengan teknologi besutan pabrikan industrial dunia. “Robot rakitan kami terbukti sepadan dengan teknologi luar,” tutur mahasiswa Departemen Teknik Elektro ITS tersebut bangga dalam keterangannya, Senin (13/7/2026).
Oktab mengungkapkan, salah satu kunci kesuksesan dalam kompetisi ini terletak pada inovasi yang dirancang timnya. Pada ajang kali ini, robot sepak bola kebanggaan ITS tersebut membawa pembaruan mekanisme canggih seperti slider mechanism untuk fleksibilitas gerak, fitur smart hotswap, dan sistem localization yang presisi. Seluruh pembaruan tersebut diintegrasikan dengan perangkat lunak canggih agar robot dapat bergerak dengan andal dan akurat di lapangan.
Keberhasilan ini diakui tidak lepas dari dukungan penuh dosen pembina Muhtadin ST MT dan Moh Ismarintan Zazuli STrT MT, serta seluruh anggota tim. Bagi Oktab, tantangan terbesar adalah melawan tim-tim tangguh dunia yang disokong dana riset melimpah dari korporasi industrial besar. Namun, Tim Ichiro ITS tidak gentar dan justru jeli melihat celah kelemahan lawan. “Kami jeli memanfaatkan kelemahan lawan untuk menyusun strategi mencetak gol,” ungkapnya.
Pencapaian luar biasa Tim Ichiro ITS dalam RoboCup 2026 ini juga selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin ke-4 mengenai Pendidikan Berkualitas dan poin ke-9 terkait Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Pengembangan robot sepak bola otonom ini bukan sekadar simulasi permainan, melainkan menjadi prototipe nyata riset akal imitasi dan otomasi cerdas yang kompetitif untuk masa depan Indonesia.
Capaian internasional ini diharapkan semakin memperkuat posisi ITS dalam peta riset robotika global. Prestasi tersebut menjadi lecutan motivasi bagi seluruh anggota untuk konsisten melakukan pengembangan teknologi pada kompetisi berikutnya. “Tim (Ichiro) berkomitmen akan terus menyempurnakan performa robot agar mampu meraih posisi juara pertama ke depannya,” tutupnya optimistis.
(lam)