LANGIT7.ID-Jakarta; Timnas Inggris tampil menggila saat menghadapi Timnas Prancis pada perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026. Hingga turun minum di Miami Stadium, Minggu (19/7/2026) pagi WIB, The Three Lions unggul telak 4-0.
Bukayo Saka menjadi bintang pada 45 menit pertama dengan mencetak dua gol, sementara Declan Rice dan Ezri Konsa masing-masing menyumbang satu gol. Keunggulan empat gol tersebut menjadi kejutan besar mengingat Prancis datang sebagai salah satu tim favorit di turnamen ini.
Inggris langsung menekan sejak peluit awal dibunyikan. Hasilnya terlihat pada menit ketiga ketika Declan Rice memanfaatkan bola liar sebelum melepaskan tembakan keras yang gagal dihentikan Mike Maignan. Gol cepat itu membuat pasukan Thomas Tuchel semakin percaya diri menguasai permainan.
Tekanan Inggris terus berlanjut. Bukayo Saka bahkan sempat mencetak gol pada menit ke-12, tetapi dianulir karena lebih dulu berada dalam posisi offside.
Dominasi The Three Lions akhirnya kembali membuahkan hasil pada menit ke-19. Umpan matang Rice dari situasi bola mati disambut sundulan Ezri Konsa yang lepas dari kawalan pemain Prancis untuk mengubah skor menjadi 2-0.
Prancis berusaha bangkit melalui Kylian Mbappe, Rayan Cherki, dan Ousmane Dembele. Namun, sejumlah peluang yang mereka ciptakan mampu digagalkan kiper Inggris, Jordan Henderson, yang tampil sigap di bawah mistar.
Bukayo Saka akhirnya mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-37. Berawal dari rangkaian serangan cepat Inggris yang dipimpin Marcus Rashford, bola akhirnya jatuh ke kaki Saka yang tanpa kesulitan menaklukkan Maignan.
Penderitaan Prancis semakin bertambah pada masa injury time babak pertama. Tepatnya pada menit ke-45+1, Saka kembali mencetak gol keduanya setelah menerima umpan Eberechi Eze dan melepaskan penyelesaian dingin ke gawang Les Bleus.
Keunggulan 4-0 bertahan hingga wasit meniup peluit tanda berakhirnya babak pertama. Inggris kini berada di atas angin untuk mengamankan posisi ketiga Piala Dunia 2026, sedangkan Prancis harus bekerja ekstra keras jika ingin mengejar ketertinggalan pada babak kedua.
(lam)