Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Rabu, 29 Juli 2026
home global news detail berita

Prancis Sindir AS di Rapat PBB Sama Dengan Negara Otoriter, Tak Tahan Malu Akhirnya AS Walk Out

sururi al faruq Rabu, 29 Juli 2026 - 09:53 WIB
Prancis Sindir AS di Rapat PBB Sama Dengan Negara Otoriter, Tak Tahan Malu Akhirnya AS Walk Out
(Dok: Istimewa)
LANGIT7.ID-New York; Delegasi Amerika Serikat walk out dari rapat Dewan Keamanan PBB pada Senin (26/7), sebagai bentuk protes atas pernyataan Prancis yang membandingkan sikap Washington dalam pemungutan suara hak asasi manusia dengan negara-negara otoriter.

Ketegangan diplomatik ini awalnya dipicu pekan lalu, ketika AS bergabung dengan Korea Utara dan Rusia dalam memberikan suara menolak perpanjangan masa jabatan Volker Türk sebagai Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia.

Setelah pemungutan suara pada Jumat lalu, misi Prancis di PBB mengkritik AS dan membandingkannya dengan Korea Utara serta Rusia. "AS dulu menjadi mercusuar hak asasi manusia. Tapi tidak lagi," tulis mereka di akun X.

Menanggapi hal itu, Duta Besar AS Mike Waltz menuduh Prancis memilih seorang kepala komisaris HAM yang telah "menggurui" negara-negara demokratis sambil "bersikap manis kepada para penindas terburuk di dunia", tanpa menjelaskan lebih lanjut maksud pernyataannya.

Türk sendiri diketahui telah mengkritik perang Rusia di Ukraina dan tindakan militer Israel di Gaza.

Aksi keluar delegasi AS terjadi saat Duta Besar Prancis Jérôme Bonnafont tengah berbicara dalam rapat darurat Dewan Keamanan mengenai perang Rusia di Ukraina.

Duta Besar AS Dan Negrea mengatakan delegasinya akan terus melakukan protes serupa sampai Prancis "meninggalkan retorika merendahkan dan tidak hormat" mereka.

Pertarungan mengenai masa jabatan kedua Türk—yang akhirnya disetujui dengan 144 negara mendukung, 10 menolak, dan 13 abstain—mencerminkan ketegangan antara Washington dan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Pemerintahan Trump telah memangkas pendanaan untuk badan-badan PBB dan menarik diri dari puluhan entitasnya.

Pada Jumat lalu, Duta Besar AS Jeff Bartos mengkritik penunjukan kembali Türk dan mengatakan "akan ada konsekuensi" bagi majelis yang "mentoleransi pelanggaran prosedur, kesepakatan di balik layar, dan penyalahgunaan jabatan PBB".

"AS akan segera mengevaluasi kembali keterlibatan, partisipasi, dan pendanaan kami," ujarnya.

Namun, Duta Besar Prancis Bonnafont menggambarkan Türk sebagai "suara hati nurani" yang menunjukkan "ketegasan dan ketidakberpihakan" selama masa jabatan pertamanya.

Wakil Juru Bicara PBB Farhan Haq menolak berkomentar tentang aksi keluar AS, seraya menambahkan bahwa PBB mengharapkan semua negara anggota untuk menghormati keputusan tersebut.

Ikuti lika-liku masa jabatan kedua Trump melalui buletin mingguan US Politics Unspun dari koresponden Amerika Utara, Anthony Zurcher.(*/saf/bbc)

(lam)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Rabu 29 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:03
Ashar
15:24
Maghrib
17:58
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ هُوَ اللّٰهُ اَحَدٌۚ
Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa.
QS. Al-Ikhlas:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan