LANGIT7.ID-Hiroshima; Kabar tentang Mazda yang akhirnya akan menghadirkan mobil sport sejati ala RX-7 terus bergulir sejak tahun 2023, saat pabrikan asal Jepang itu memamerkan konsep Iconic SP Compact Sports Car di Japan Mobility Show.
Dengan bentuk yang sangat mirip dengan RX-7 generasi FD, banyak yang menduga Mazda akan segera mengandalkan model performa paling ikoniknya untuk menjadi inspirasi bagi mobil andalan (halo car) berikutnya.
Dalam wawancaranya dengan media Jerman, Auto Motor und Sport, CEO Mazda, Masahiro Moro, hampir bisa dikatakan memastikan bahwa pabrikan tersebut memang memiliki rencana untuk menghadirkan mobil sport yang berada di atas MX-5 yang sudah populer. Namun, ia mengakui bahwa bentuk akhirnya belum ditentukan.
"Saya ingin sebuah 'mobil pahlawan' untuk Mazda, model andalan sejati yang benar-benar mewujudkan nilai-nilai merek kami," ujar Moro.
"Kami punya MX-5 untuk kesan sporty yang terjangkau dan berniat terus memproduksinya, tetapi kami masih kekurangan model papan atas di jajaran tertinggi. Ini bukan mobil yang dijual massal, melainkan sekadar pembangun citra murni, bahkan mungkin dibuat secara tangan," tambahnya.
![Bos Mazda Inginkan Penerus RX-7, Mobil Sport Halo Sudah Siap Hadir]()
Ini bukan pertama kalinya eksekutif Mazda menggoda publik tentang kehadiran mobil sport andalan baru. Kepala Teknisi Mazda, Ryuichi Umeshita, sempat mengatakan kepada Motortrend tahun lalu: "Anda bisa berharap Iconic SP akan menjadi penerus yang baik untuk RX-7."
Mobil kopel sport yang belum diberi nama ini diperkirakan akan melengkapi MX-5, bukan malah menggeser model yang sudah lama hadir namun lebih kecil tersebut. Salah satu perbedaan besar di antara keduanya adalah mesin yang digunakan pada produksi Iconic SP, yaitu mesin rotary.
Setidaknya itu bagian dari rencananya, karena mesin rotary tersebut diyakini akan berfungsi sebagai generator untuk mengisi baterai yang kemudian memberi daya pada motor listrik — menjadikannya range-extender. Menurut laporan Motortrend, motor listriknya akan menghasilkan sekitar 270 kW, sementara mesinnya sendiri akan mematuhi peraturan emisi yang ketat.
Sebagai perbandingan, RX-7 paling bertenaga menghasilkan 206 kW dari pabrik, meskipun saat itu produsen Jepang memiliki kesepakatan tidak tertulis untuk tidak mempublikasikan angka tenaga yang lebih tinggi. Angka sebenarnya diperkirakan jauh lebih besar.
Spekulasi sebelumnya menyebutkan tahun 2027 sebagai tanggal peluncurannya, yang berarti saat itu sudah 25 tahun sejak RX-7 terakhir keluar dari jalur produksi, dan 15 tahun sejak produksi RX-8 — penerus semi-canggih berempat pintu —dihentikan(*/saf/torquecafe)
(lam)