LANGIT7.ID-Erling Haaland mencetak dua gol saat Manchester City kembali bertanding usai keributan di terowongan lorong ruang ganti, dan mengawali kampanye Liga Champions mereka dengan kemenangan 2-0 atas Porto.
Ketegangan memuncak setelah insiden benturan antara Marc Guéhi dan pemain Porto, Gabri Veiga, menjelang akhir babak pertama di Estadio do Dragao, yang membuat petugas keamanan turun tangan saat para pemain dan ofisial menuju terowongan.
Haaland mengesampingkan keributan itu dan menyundul bola masuk pada menit ke-47, namun City harus bertahan mati-matian hampir sepanjang babak kedua dalam laga fase liga yang penuh ujian dan sebagian besar diguyur hujan deras.
Porto bangkit dan menciptakan sejumlah peluang emas, namun Haaland akhirnya menenangkan situasi ketika ia mencetak gol keduanya di masa injury time.
Terjadi lagi adu mulut antar pemain menjelang peluit akhir dibunyikan, yang disambut dengan lega oleh kubu tim tamu, menandai awal kemenangan di kompetisi ini di bawah asuhan Enzo Maresca.
Pertandingan berjalan lambat di awal, dan City baru mengancam pada menit ke-15 ketika Phil Foden berkolaborasi dengan Antoine Semenyo dan mengirimkan umpan silang untuk Haaland. Kiper Porto, Diogo Costa, melakukan penyelamatan pertama dari beberapa kali penyelamatan bagus untuk menepis sundulan keras pemain Norwegia itu.
Tak lama kemudian ia kembali beraksi untuk menghalau tembakan rendah Foden, lalu melakukan penyelamatan ganda yang apik untuk menepis tendangan voli Haaland dan percobaan susulan dari Rayan Cherki.
Saat City meningkatkan tempo, Porto mencoba memperlambat jalannya permainan, dan laga pun menjadi kacau dengan sejumlah pelanggaran menjelang akhir babak pertama.
Josko Gvardiol mendapat kartu kuning setelah benturan dengan William Gomes, dan kontroversi pecah setelah Guéhi mengenai Veiga dengan lengannya saat melompat untuk menyundul bola. Para pemain saling berdebat dengan wasit, yang tidak memberi kartu kepada pemain City tersebut, sementara pertandingan dihentikan untuk memberikan perawatan kepada Veiga.
Suasana panas belum mereda saat peluit babak pertama dibunyikan, dan petugas keamanan dilaporkan perlu turun tangan untuk mencegah adu dorong saat para pemain menuju ruang ganti.
Setelah akhir babak pertama yang penuh ketegangan, pertandingan menjadi lebih terbuka secara dramatis setelah Haaland menyundul City unggul lebih dulu di awal babak kedua.
Gol tercipta setelah Cherki menjaga bola tetap hidup di sisi kanan dan menemukan Enzo Fernández, yang mengirimkan umpan silang untuk sang penyerang tengah. Kali ini Costa tak berdaya saat Haaland menanduk bola masuk dengan bantuan tiang gawang.
Porto merespons positif dengan sundulan Pepê yang melebar, meskipun ada penundaan lebih lanjut karena ia mengklaim dilanggar oleh Donnarumma dan tuan rumah meminta penalti.
Permintaan itu tidak dikabulkan, namun mereka kembali hampir mencetak gol ketika Alberto Costa menyundul bola melintas di depan gawang dari sudut tendangan sudut, dan para penggemar mengira gol tercipta saat tembakan Alan Varela meleset tipis di samping gawang.
City bangkit untuk menyelesaikan laga dengan kuat, dan Haaland memastikan kemenangan ketika ia menyontek bola dari umpan balik Rayan Ait-Nouri.
Ketegangan kembali memanas setelah tekel kasar Pablo Rosario pada Haaland, dan pelatih Porto, Francesco Farioli, juga mendapat kartu kuning, namun City berhasil menyelesaikan tugas mereka.(*/saf/espn)
(lam)