LANGIT7.ID-, Jakarta - - Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon mengunjungi Manajemen Talenta Nasional (MTN) Market pada Art Jakarta 2026 yang berlangsung di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Kehadiran Menteri Kebudayaan menjadi bagian dari dukungan Kementerian Kebudayaan dalam penguatan ekosistem seni rupa nasional, sekaligus perluasan ruang bagi inisiatif seni rupa dari berbagai daerah untuk terhubung dengan jejaring seni rupa yang lebih luas.
Dalam sambutannya, Menteri Kebudayaan memandang penguatan talenta seni tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan perlu dibangun melalui ekosistem yang saling terhubung.
Dalam konteks tersebut, Manajemen Talenta Nasional menjadi bagian dari upaya terkoordinasi untuk memperkuat berbagai bidang seni budaya, termasuk seni rupa, sekaligus membuka lebih banyak ruang bagi talenta untuk berkembang.
"Manajemen Talenta Nasional kali ini di Kementerian Kebudayaan merupakan program yang dikoordinasi untuk seni budaya meliputi sejumlah kementerian dan lembaga, termasuk di dalamnya upaya untuk membangun ekosistem seni rupa, di samping film, musik, seni pertunjukan, dan juga sastra," ungkap Menbud Fadli Zon.
Baca juga: Fadli Zon Pimpin Rapat Pleno KNIU, Peran Indonesia di UNESCO DiperkuatLebih lanjut, Menbud sampaikan bahwa penguatan ekosistem seni juga perlu diikuti dengan perluasan akses dan kesempatan yang setara bagi talenta dari berbagai daerah. Karena itu, Kementerian Kebudayaan mendorong agar ruang seni seperti Art Jakarta dapat menjadi platform yang mempertemukan seniman dengan pasar, kolektor, serta jejaring profesional di bidang seni rupa.
"Kita harapkan seniman-seniman yang mungkin ada di daerah yang selama ini kurang atau belum mendapatkan kesempatan platform di pasar art fair seperti Jakarta ini bisa mempunyai kesempatan, sehingga talenta mereka bisa diapresiasi, mendapatkan kolektor, dan yang paling penting adalah networking dengan para stakeholder," jelas Menbud.
MTN Market merupakan bagian dari AJScope, segmen baru dalam Art Jakarta 2026 yang mempertemukan berbagai inisiatif pasar seni dari sejumlah daerah di Indonesia. MTN Market dipresentasikan oleh Kementerian Kebudayaan melalui Manajemen Talenta Nasional (MTN) bidang Seni Rupa dengan menghadirkan enam inisiatif, yakni Mini Art Malang, Artists Art Fair, ART HEY, Maa Ledungga, Hello Goodbye Photo Market, dan Watercolor Art Fair.
MTN Market juga memperlihatkan bahwa pasar seni rupa dapat berkembang melalui berbagai bentuk dan pendekatan. Kehadiran karya, arsip, serta cerita perjalanan masing-masing inisiatif menjadi bagian penting untuk memahami bagaimana ekosistem seni rupa tumbuh dan membangun hubungan dengan masyarakat serta pasar.
Baca juga: Hadiri Milad ke-45 BKMT, Fadli Zon Tekankan Pentingnya Seni dan Budaya IslamTurut hadir mendampingi Menteri Kebudayaan dalam kunjungan ini yaitu Wakil Menteri Kebudayaan, Giring Ganesha Djumaryo; Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan, Ahmad Mahendra; Inspektur Jenderal Kementerian Kebudayaan, Fryda Lucyana; Direktur Bina Sumber Daya Manusia, Lembaga dan Pranata Kebudayaan, Syukur Asih Suprodjo; Direktur Sarana dan Prasarana Kebudayaan, Feri Arlius; Kepala Museum dan Cagar Budaya, Indira Esti Nurjadin, dan Penasihat Menteri Kebudayaan Bidang Pengembangan Strategi dan Optimalisasi Pengelolaan Museum, Putu Supadma Rudana. Hadir pula Fair Director Art Jakarta, Tom Tandio; Artistic Director Art Jakarta, Enin Supriyanto; dan Koordinator MTN Seni Budaya bidang Seni Rupa, Vicky Rosalina.
Kementerian Kebudayaan berharap kehadiran MTN Market di Art Jakarta dapat memperkuat keterhubungan antara berbagai ekosistem seni rupa di Indonesia serta memperluas kesempatan bagi seniman dan inisiatif seni rupa daerah untuk membangun jejaring, memperoleh apresiasi, dan berkembang secara berkelanjutan.
Melalui penguatan ruang pertemuan antara talenta, komunitas, institusi, pasar, dan publik, Kementerian Kebudayaan terus mendorong seni rupa sebagai bagian penting dari ekosistem kebudayaan nasional yang dinamis, inklusif, dan berkelanjutan.
(lsi)