LANGIT7.ID, Jakarta; - PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) memperluas kontribusi strategis perbankan syariah dalam mendukung ekosistem layanan publik melalui penguatan sinergi bersama BPJS Kesehatan. Kerja sama ini difokuskan pada kemudahan transaksi pembayaran iuran JKN, pengelolaan gaji (payroll) pegawai, efisiensi operasional, hingga integrasi layanan keuangan di sektor kesehatan nasional.
Sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan kerja sama optimalisasi transaksi dan pengelolaan keuangan yang dilangsungkan di Jakarta. Melalui kemitraan ini, BSI berkomitmen menghadirkan solusi perbankan digital yang andal sekaligus mendorong perluasan inklusi keuangan syariah di lingkungan institusi publik.
Salah satu wujud nyata dari kolaborasi ini adalah penyediaan kemudahan pembayaran iuran BPJS Kesehatan secara praktis melalui aplikasi digital BYOND by BSI. Langkah ini dirancang untuk mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban kepesertaan JKN tanpa harus mendatangi kantor cabang perbankan.
Direktur Utama BSI, Anggoro Eko Cahyo, menegaskan bahwa perbankan memegang peranan krusial dalam menopang keberlangsungan layanan publik secara berkelanjutan. “Perbankan memiliki peran penting dalam mendukung keberlangsungan layanan publik, termasuk melalui kemudahan transaksi, efisiensi pengelolaan keuangan, dan solusi perbankan yang terintegrasi,” ujar Anggoro dalam laman BSI, dikutip Selasa (13/10/2026).
Selain menyasar kemudahan bagi peserta individu, BSI juga siap mendukung pengelolaan transaksi bisnis (B2B), pengelolaan arus kas, serta integrasi pembiayaan untuk modernisasi infrastruktur fasilitas kesehatan. BSI terus memperkuat kapasitas teknologi informasi serta keamanan sistem transaksi agar layanan digital yang diberikan senantiasa aman dan nyaman bagi seluruh mitra.
Sementara itu, Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menyambut positif perluasan akses kanal pembayaran yang dihadirkan oleh BSI. Pihaknya menilai kemudahan akses merupakan faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan masyarakat Indonesia.
Ia menjelaskan bahwa sektor perbankan memiliki kontribusi nyata dalam memperkuat tata kelola keuangan program JKN agar senantiasa transparan dan akuntabel. “Melalui kerja sama ini, kami berharap akses kanal pembayaran iuran JKN semakin luas, mudah, aman, dan dapat menjangkau lebih banyak peserta,” ujar Prihati.
(zhd)