Peluncuran SuperApp BYOND oleh BSI menandai era baru digitalisasi perbankan syariah Indonesia. Di bawah kepemimpinan Prabowo-Gibran, transformasi digital ini menjawab kebutuhan 7,57 juta pengguna dengan 607 juta transaksi bernilai Rp709 triliun. BSI membuktikan perbankan syariah mampu bersaing di era digital melalui inovasi teknologi yang mengintegrasikan layanan finansial, sosial, dan spiritual.
BSI siapkan Rp2,8 triliun uang tunai untuk PON XXI Aceh-Sumut 2024. Antisipasi lonjakan transaksi, BSI tambah 206 ATM. Layanan weekend banking dan digital diperkuat. Bank syariah terbesar ini dukung penuh Qanun LKS Aceh. Masyarakat diajak bertransaksi cashless lewat BSI Mobile, QRIS, dan kartu BSI.
Bank Syariah Indonesia (BSI) catat pertumbuhan remitansi 10% YoY Juni 2024. Volume transaksi 1 juta, nilai Rp50 triliun. Dominasi inbound dari PMI, outbound ke Saudi, China, AS, dan Eropa. BSI tingkatkan layanan digital via BSI Mobile dan kerjasama mitra luar negeri. Nasabah mudah kirim uang realtime. BSI fokus optimalisasi fee based income lewat B2B dan B2C, serta penguatan API terintegrasi.
Mobile banking syariah mengalami lonjakan popularitas di 2024. BCA Syariah dan BSI mencatat pertumbuhan transaksi yang mengesankan, masing-masing 62,7% dan 45,02% YoY. Inovasi fitur dan promosi menjadi kunci sukses, dengan jumlah pengguna meningkat drastis. Tren ini menunjukkan pergeseran preferensi nasabah ke layanan digital yang praktis dan sesuai prinsip syariah, mencerminkan era baru perbankan Indonesia.
BSI melejit menjadi 5 besar BUMN dengan kapitalisasi pasar terbesar, mencapai Rp116 triliun per Juli 2024. Keberhasilan ini didukung pertumbuhan nasabah hingga 20 juta dan peningkatan pengguna BSI Mobile. Bank syariah terbesar di Indonesia ini membagikan dividen Rp855,56 miliar tahun 2023, naik 100% dari tahun sebelumnya. BSI targetkan masuk top 3 bank syariah global dalam 10 tahun.